Ponpes Hidayatullah Poso Dukung Satgas Madago Raya Tangkal Radikalisme

  • Whatsapp
Ponpes Hidayatullah Poso Dukung Satgas Madago Raya Tangkal Radikalisme. Foto:Ist

POSO, BULLETIN.ID – Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Poso menyatakan dukungan penuh terhadap Satgas Operasi Madago Raya dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal di wilayah Kabupaten Poso. Hal ini disampaikan langsung oleh pimpinan pondok, Ustaz Dedi Kurniawan, S.Sos.I, dalam pertemuan dengan tim Satgas Madago Raya yang berkunjung ke pesantren tersebut.

“Kami dari pihak Pondok Pesantren Hidayatullah Kabupaten Poso menyatakan akan selalu mendukung Operasi Madago Raya. Kami juga siap bersinergi dalam menangkal berkembangnya paham radikalisme di wilayah ini,” ujar Ustaz Dedi Kurniawan.

Sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, Ponpes Hidayatullah telah lama hadir di Poso dan bernaung di bawah Kementerian Agama Kabupaten Poso sejak 2017. Dengan berbagai program pendidikan, termasuk Tahfidzul Qur’an dan Majelis Taklim, pondok ini berkomitmen untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai dan menolak segala bentuk ajaran yang menyimpang.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Dedi juga menekankan bahwa penyebaran paham radikal merupakan ancaman serius yang harus ditangani bersama oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, ormas, dan lembaga pendidikan.

“Pemahaman radikalisme tidak hanya bertentangan dengan ajaran Islam, tetapi juga dapat mengancam stabilitas dan keamanan di wilayah Poso. Oleh karena itu, perlu adanya kerja sama erat antara lembaga pendidikan seperti kami dengan aparat keamanan,” tambahnya.

Menurutnya, Islam adalah agama yang mengajarkan kasih sayang dan kedamaian. Sikap intoleran serta tindakan radikal bukan bagian dari ajaran Islam, melainkan perilaku yang tercela dan bertentangan dengan nilai-nilai syariat.

Sebagai bentuk komitmen dalam mencegah berkembangnya paham radikal, Ponpes Hidayatullah juga mendukung program deradikalisasi yang dilakukan pemerintah.

Berita Pilihan :  Huabao Indonesia Kembangkan CSR Berkelanjutan, UMKM Jadi Fokus 2025

“Upaya deradikalisasi tidak hanya perlu menyasar mantan napi terorisme, tetapi juga harus menyentuh masyarakat luas agar mereka memahami bahaya radikalisme dan intoleransi terhadap persatuan bangsa,” jelas Ustaz Dedi.

Di akhir pertemuan, Ustaz Dedi Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada tim Satgas Madago Raya yang telah berkunjung dan menjalin silaturahmi dengan pihak pondok pesantren. Ia berharap komunikasi antara pesantren dan aparat keamanan dapat terus terjalin dengan baik guna menjaga stabilitas keamanan di Poso.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada Pondok Pesantren Hidayatullah. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi kami. Semoga hubungan baik ini dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” tutupnya.

Pos terkait