Eks Napiter MIT Poso Nyatakan Dukungan kepada Satgas Madago Raya untuk Cegah Radikalisme

  • Whatsapp
Eks Napiter MIT Poso Nyatakan Dukungan kepada Satgas Madago Raya untuk Cegah Radikalisme. Foto:Ist

POSO, BULLETIN.ID- Dilan, yang juga dikenal dengan nama Avin atau Alvin Tadung, mantan narapidana kasus terorisme di Poso, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Satgas Operasi Madago Raya dalam mencegah berkembangnya paham radikal di wilayah Kabupaten Poso.

Dilan merupakan eks anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang ditangkap pada 21 Juli 2021 terkait aksi terorisme. Ia divonis 4 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat dan menjalani hukuman di Lapas Khusus Kelas IIB Sentul, Bogor. Berdasarkan keputusan Kementerian Hukum dan HAM RI, ia memperoleh pembebasan bersyarat pada 17 Januari 2024.

Usai bebas, Dilan kembali menjalani kehidupan sebagai warga biasa dan kini bekerja sebagai kurir daring (Gojek) untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Meski masih menjalin komunikasi dengan sejumlah simpatisan dan eks napiter lain di Poso, aparat belum menemukan indikasi aktivitas yang mengarah pada gangguan keamanan.

Saat ditemui di kediamannya, Dilan menyampaikan apresiasi kepada Satgas Madago Raya yang rutin bersilaturahmi dan membangun komunikasi dengannya. Ia berharap hubungan baik itu terus terjaga demi mendukung stabilitas keamanan di Poso.

Dilan juga mengakui bahwa keterlibatannya dalam MIT merupakan tindakan keliru dan bertentangan dengan hukum. Ia berkomitmen untuk tidak kembali terlibat dalam aktivitas serupa dan memilih fokus bekerja serta memperbaiki kehidupan keluarganya.

Ia turut menyoroti pentingnya peran pemerintah dan kepolisian dalam mengendalikan penyebaran paham radikal, terutama di kalangan generasi muda yang dinilai rentan terpapar. Sebagai mantan napiter, Dilan menegaskan komitmennya untuk berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Setiap warga negara punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Saya ingin ikut menjaga keamanan di Poso,” ujarnya. Ia pun menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Madago Raya 2025 untuk memulihkan dan memperkuat keamanan wilayah setempat.

Pos terkait