Nelayan 55 Tahun Hilang di Perairan Pulau Burung, SAR Sisir 75 Mil Laut Persegi

  • Whatsapp
Nelayan 55 Tahun Hilang di Perairan Pulau Burung, SAR Sisir 75 Mil Laut Persegi. (Foto:Ist)

BANGGAI LAUT,BULLETIN.ID  — Tim SAR gabungan memperluas upaya pencarian terhadap La Ane (55), nelayan yang hilang kontak saat melaut di perairan Pulau Burung, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Memasuki hari kedua operasi pada Minggu (18/10/2026), tim menyisir area pencarian seluas 75 mil laut persegi menggunakan kapal Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas.

La Ane dilaporkan belum kembali setelah berangkat melaut dari Desa Tinakin Laut menuju Pulau Burung pada Sabtu (10/10/2026), sekitar pukul 08.00 WITA.

Korban terakhir terlihat pada Senin (12/10/2026), sekitar pukul 07.00 WITA, saat bersiap di atas perahunya untuk mencari ikan. Berdasarkan kebiasaan, La Ane biasanya kembali setelah tiga hingga empat hari melaut. Namun, hingga laporan diterima, korban belum kembali ke rumah.

Keluarga menyebut korban tidak membawa alat komunikasi. Kondisi tersebut menyulitkan upaya menghubungi korban ketika ia tak kunjung pulang.

Pihak keluarga bersama masyarakat dan nelayan setempat sebelumnya telah melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum menemukan keberadaan korban. Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas untuk meminta bantuan pencarian.

Pada Minggu pagi, Tim SAR gabungan menggelar briefing pukul 06.45 WITA untuk membagi tugas, mematangkan strategi pencarian, dan memastikan keselamatan personel sesuai prosedur operasi standar (SOP).

Pencarian dilanjutkan pukul 07.00 WITA menggunakan RBB Basarnas dengan cakupan area mencapai 75 mil laut persegi.

Selain penyisiran di laut, Communication Center Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menyebarkan informasi orang hilang kepada sejumlah pihak, yakni Kasat Polairud Banggai Laut, Kasat Polairud Luwuk, KKS Gorontalo, dan KKS Manado. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan informasi dan mendukung upaya menemukan korban.

Berita Pilihan :  HUT ke-27 Buol, Anwar Hafid Disambut dengan Adat dan Tari Tradisional

Operasi melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Balut, BPBD Banggai Laut, PMI Banggai Laut, pihak keluarga, serta masyarakat dan nelayan setempat. Tim didukung peralatan navigasi, komunikasi, penyelamatan di air, medis, dan evakuasi.

Hingga laporan perkembangan operasi SAR hari kedua disampaikan, pencarian terhadap La Ane masih berlangsung. Belum ada informasi mengenai keberadaan korban.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menyatakan perkembangan operasi akan dilaporkan berdasarkan hasil pencarian di lapangan.

Pos terkait