Empat Penerbangan Sempat Tertunda, Bandara Palu Kembali Normal

  • Whatsapp
Suasana Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Sulawesi Tengah, kembali normal pada Selasa (20/10/2026), (Foto:Indrawati).

PALU,BULLETIN.ID — Aktivitas penerbangan di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Sulawesi Tengah, kembali normal pada Selasa (20/10/2026), setelah empat penerbangan Lion Air dan Batik Air sempat mengalami penundaan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sehari sebelumnya.

Pelaksana Harian Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Hastuti, mengatakan kondisi jarak pandang saat ini telah memenuhi persyaratan operasional penerbangan, yakni mencapai lima kilometer.

“Kalau untuk asap aman, karena jarak pandang masih memenuhi, sekitar lima kilometer. Untuk jam penerbangan tidak ada perubahan sama sekali, masih normal,” kata Hastuti, Selasa (20/10/2026).

Meski aktivitas penerbangan kembali berjalan normal, pihak bandara tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila kabut asap karhutla kembali memburuk dan mengganggu jarak pandang di sekitar bandara.

Hastuti menegaskan, keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional. Jika kondisi cuaca dan jarak pandang tidak memungkinkan pesawat beroperasi dengan aman, penerbangan tidak akan dipaksakan.

Keputusan operasional tersebut juga melibatkan pihak maskapai dengan mempertimbangkan kondisi yang dihadapi di lapangan.

Pihak bandara turut mengimbau masyarakat, khususnya calon penumpang, agar tetap tenang apabila terjadi perubahan jadwal atau penundaan penerbangan akibat kondisi kabut asap.

Hastuti meminta masyarakat tidak terpancing kepanikan yang justru dapat mengganggu situasi di bandara.

“Jangan karak-krusuk, yang ada nanti malah tidak kondusif,” pungkasnya.

Kondisi penerbangan yang kembali normal ini belum berarti ancaman kabut asap sepenuhnya berakhir. Karena itu, perkembangan jarak pandang tetap menjadi faktor penting untuk memastikan keselamatan penerbangan di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu. (Ind)

Berita Pilihan :  Kualitas Udara Palu Memburuk, Hadianto Siapkan Opsi Sekolah Daring

Pos terkait