UIN Datokarama Optimalkan Layanan Akademik Usai Libur Idulfitri

  • Whatsapp
Universitas Islam Negeri Datokarama mengoptimalkan kembali layanan akademik pasca libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Foto:Ist

PALU,BULLETIN.ID  – Universitas Islam Negeri Datokarama mengoptimalkan kembali layanan akademik pasca libur nasional dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan pendidikan tetap terjaga bagi mahasiswa, dosen, serta mitra kampus.

Rektor UIN Datokarama, Lukman Thahir, mengatakan momentum setelah Ramadan dan Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik.

Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama bulan Ramadan harus tercermin dalam etos kerja sehari-hari, termasuk dalam pelayanan akademik. “Jika puasa membersihkan jiwa, maka pelayanan prima adalah cara kita merayakan kebersihan jiwa tersebut. Melayani dengan hati menjadikan setiap pekerjaan sebagai ibadah,” ujarnya di Palu, Senin.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas layanan akademik harus dimulai dari pembenahan diri setiap individu, baik dosen maupun tenaga kependidikan. Hal itu dinilai penting untuk mendorong profesionalisme dan etos kerja yang lebih baik di lingkungan kampus.

Rektor juga meminta seluruh pejabat, dosen, dan tenaga kependidikan segera kembali menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh keikhlasan setelah masa libur.

Berdasarkan pantauan di kampus, tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, mencapai 100 persen pada hari pertama kerja. Layanan akademik pun telah kembali berjalan normal, termasuk aktivitas perkuliahan yang mulai dilaksanakan oleh para dosen.

Lebih lanjut, Lukman menekankan pentingnya membangun pelayanan akademik berlandaskan tiga nilai utama, yakni kejujuran, empati, dan sikap pantang menyerah. Menurutnya, ketiga nilai tersebut menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan akademik yang kondusif.

“Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan akademik, di mana dosen dapat mengajar dengan tenang, staf bekerja secara terukur, dan mahasiswa dapat fokus meraih prestasi tanpa kendala teknis,” katanya.

Pos terkait