Kebakaran Lahan Perkebunan di Parimo, Enam Hektare Terdampak

  • Whatsapp
Kebakaran Lahan Perkebunan di Parimo, Enam Hektare Terdampak. (Foto:Ist)

PARIGI MOUTONG,BULLETIN.ID  – Kebakaran lahan perkebunan milik warga di Dusun IV, Desa Sritabaang, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menghanguskan sekitar enam hektare lahan yang ditanami kelapa sawit, jeruk, dan kelapa, Senin (19/10/2026).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WITA. Api berhasil dikendalikan pada pukul 13.00 WITA setelah Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parigi Moutong bersama tim gabungan melakukan pemadaman hingga tahap pendinginan.

Berdasarkan laporan BPBD Sulawesi Tengah, informasi kejadian tersebut diterima pada pukul 14.25 WITA. Hingga laporan disusun, penyebab kebakaran belum diketahui.

Lahan yang terdampak merupakan perkebunan milik delapan warga, yakni Suyono, Deri, Kinsan, Sutris, Jumadi, Inik, Edi, dan Nina.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun pengungsian akibat kejadian tersebut. BPBD juga melaporkan tidak terdapat kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.

“Sebelum api berhasil dikendalikan, petugas melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong untuk mendukung penanganan di lokasi” kata kepala pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto.

Meski api telah berhasil dikendalikan, kebakaran yang berdampak pada sekitar enam hektare perkebunan warga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan yang memiliki vegetasi mudah terbakar.

Selain berpotensi memperluas kerusakan lingkungan, kebakaran perkebunan juga dapat mengancam sumber penghidupan masyarakat yang bergantung pada hasil pertanian dan perkebunan.

Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi mengenai besaran kerugian material akibat kebakaran di Desa Sritabaang. Penyebab kejadian dan dampak ekonomi terhadap pemilik perkebunan juga belum dirinci dalam laporan BPBD.

Penanganan lanjutan dan pemantauan lokasi diperlukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai.

Berita Pilihan :  TMMD Poso Rehabilitasi Rumah Warga, Pondasi Hunian Layak Mulai Dibangun

Pos terkait