Bocah 10 Tahun Tenggelam di Pantai Leok Buol 

  • Whatsapp
Ilustrasi

BUOL, BULLETIN.ID  — Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun dilaporkan tenggelam saat mandi di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Jumat (6/2/2026). Hingga Jumat sore, korban belum ditemukan dan operasi pencarian resmi dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Korban diketahui bernama Mujahid, warga setempat. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wita, saat korban bersama sejumlah temannya mandi di pantai. Namun, kondisi cuaca yang disertai ombak dan arus laut yang kuat tiba-tiba menghantam korban hingga terseret ke tengah laut.

“Kejadian tersebut langsung dilaporkan pihak keluarga kepada pemerintah setempat setelah upaya pencarian awal oleh warga belum membuahkan hasil,” kata Muh. Rizal, S.H., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Palu, dalam keterangan resminya.

Informasi awal kejadian diterima Kantor SAR Palu pada pukul 16.23 Wita dari Pardi, pihak keluarga korban. Lokasi kejadian berada di koordinat 1°11’22.75″ LU – 121°25’13.77″ BT, sekitar 70 kilometer arah timur laut dari Unit Siaga SAR (USS) Tolitoli, dengan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 16.40 Wita, tim Rescue dari Unit Siaga SAR Tolitoli langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan rescue car dan perahu karet, dengan perkiraan tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 Wita.

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan, terdiri dari Tim Rescue USS Tolitoli, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta nelayan setempat. Sejumlah peralatan SAR turut dikerahkan, antara lain perahu karet, peralatan SAR air, alat komunikasi, perlengkapan medis, dan peralatan evakuasi.

“Hingga saat ini, pencarian oleh keluarga dan masyarakat setempat masih nihil. Tim SAR akan melaksanakan operasi pencarian sesuai prosedur dan perkembangan akan kami laporkan secara berkala,” ujar Muh. Rizal.

Berita Pilihan :  PT Vale Membentuk Generasi Peduli Lingkungan di Tengah Geliat Industri Morowali

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di kawasan pesisir, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut tidak bersahabat.

Pos terkait