PALU,BULLETIN.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah memperketat sistem deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban dengan turun langsung meninjau blok hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu, Senin (13/7/2026).
Peninjauan dipimpin Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Sulteng, Stady Steven Umboh, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIA Palu, I Made Sudiasa, bersama jajaran pengamanan. Tim memeriksa kondisi blok hunian, sistem pengamanan, sarana pendukung, serta berdialog dengan warga binaan untuk memastikan situasi di lapangan tetap aman dan kondusif.
Stady mengatakan, pengawasan langsung menjadi langkah penting untuk memastikan potensi gangguan keamanan dapat dideteksi sejak dini sekaligus menjamin program pembinaan berjalan sesuai tujuan pemasyarakatan.
“Deteksi dini adalah kunci menjaga stabilitas keamanan lapas. Kami ingin memastikan seluruh prosedur pengamanan diterapkan secara konsisten dan hak warga binaan untuk memperoleh pembinaan tetap terpenuhi,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya ditentukan oleh program pembinaan, tetapi juga oleh terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Karena itu, seluruh petugas diminta meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi, dan membangun komunikasi yang humanis dengan warga binaan.
“Situasi yang aman menjadi fondasi keberhasilan pembinaan. Deteksi dini harus menjadi budaya kerja setiap petugas agar potensi gangguan dapat dicegah sebelum berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KPLP Lapas Kelas IIA Palu, I Made Sudiasa, menegaskan pihaknya terus memperkuat pengamanan melalui kontrol rutin blok hunian, patroli, dan pengawasan berlapis untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.
“Arahan dan evaluasi dari Kanwil menjadi penguatan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan sekaligus memastikan seluruh program pembinaan berjalan optimal,” kata I Made.
Melalui monitoring langsung tersebut, Kanwil Ditjenpas Sultenh menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pemasyarakatan yang mengedepankan pencegahan, pengawasan aktif, dan pembinaan yang berkelanjutan guna menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah.






