JAKARTA, BULLETIN – Meta resmi meluncurkan Facebook Verified, sebuah fitur verifikasi identitas baru yang dapat diperoleh secara gratis oleh pengguna Facebook. Fitur ini hadir dengan lencana centang hitam sebagai penanda bahwa akun tersebut telah diverifikasi sebagai milik orang sungguhan, berbeda dengan layanan Meta Verified berbayar yang menggunakan centang biru.
Peluncuran Facebook Verified ini merupakan bagian dari upaya Meta untuk meningkatkan kepercayaan pengguna sekaligus menekan penyebaran akun palsu, bot, serta identitas yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Dengan adanya Facebook Verified, pengguna dapat lebih mudah mengidentifikasi keaslian suatu akun.
Dalam pengumumannya, Meta menjelaskan bahwa pengguna cukup menyelesaikan proses verifikasi wajah (selfie verification) untuk mendapatkan lencana Facebook Verified. Tidak ada biaya langganan yang dikenakan dalam proses verifikasi ini, menjadikannya fitur yang mudah diakses oleh semua pengguna yang ingin mendapatkan lencana Facebook Verified.
Berbeda dengan Meta Verified yang mengharuskan pengguna membayar biaya langganan bulanan serta menawarkan berbagai manfaat tambahan seperti perlindungan dari penyamaran akun (impersonation), dukungan pelanggan prioritas, hingga fitur eksklusif lainnya, Facebook Verified hanya berfungsi sebagai tanda bahwa akun tersebut telah diverifikasi sebagai akun asli milik individu. Ini adalah perbedaan kunci antara layanan berbayar dan Facebook Verified gratis.
Meta menyebutkan bahwa lencana centang hitam Facebook Verified akan ditampilkan di sejumlah layanan Facebook yang rawan penyalahgunaan identitas, seperti Marketplace, Facebook Dating, Groups, hingga interaksi antar pengguna. Tujuannya adalah agar pengguna lebih mudah mengenali akun yang benar-benar dimiliki oleh orang asli sebelum melakukan transaksi maupun komunikasi penting di platform.
Peluncuran fitur Facebook Verified ini juga menjadi respons atas meningkatnya penggunaan akun palsu dan konten berbasis AI di berbagai platform media sosial. Dengan sistem verifikasi berbasis selfie yang diterapkan, Meta berharap dapat meningkatkan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan antar pengguna Facebook.
Meski telah diumumkan secara resmi, Facebook Verified masih akan diluncurkan secara bertahap di sejumlah negara sebelum tersedia secara global. Meta belum mengungkap daftar lengkap negara yang akan menjadi gelombang pertama peluncuran fitur Facebook Verified ini.
Sementara itu, layanan Meta Verified tetap tersedia sebagai produk berlangganan premium bagi kreator, bisnis, maupun pengguna yang menginginkan manfaat tambahan di luar sekadar verifikasi identitas Facebook Verified. Keduanya menawarkan nilai yang berbeda bagi ekosistem Facebook.






