Jakarta, BULLETIN – Turnamen pramusim bergengsi, Piala Presiden 2026, sukses mencatat lonjakan antusiasme masyarakat yang berdampak positif signifikan terhadap sektor ekonomi dan industri olahraga nasional. Peningkatan minat publik ini terlihat dari kenaikan rating siaran televisi dan tingginya jumlah penonton di stadion.
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa rata-rata rating siaran televisi telah mencapai 4,2 dengan share 23,9 persen. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 15 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya, menandakan daya tarik tinggi Piala Presiden 2026 di mata publik.
Laga antara Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta bahkan menjadi pertandingan paling banyak disaksikan dengan rating mencapai 7 persen. Antusiasme serupa juga terpancar dari penuhnya stadion, di mana pertandingan di Bandung rata-rata dihadiri 23 ribu penonton, sementara di Surabaya mencapai 30 ribu penonton per laga.
Besarnya animo masyarakat yang datang ke stadion tidak hanya meramaikan pertandingan, tetapi juga memberikan efek ganda bagi perekonomian daerah. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi pertandingan merasakan dampak positifnya dari gelaran Piala Presiden 2026 ini.
“Hingga 1 Agustus 2026, total transaksi UMKM telah mencapai sekitar Rp1,3 miliar. Nilai tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring berlangsungnya babak semifinal dan final,” kata Maruarar Sirait, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan berbagai pihak, panitia juga meningkatkan total hadiah Lomba Media Piala Presiden 2026 menjadi Rp300 juta. Kebijakan ini adalah penghargaan bagi insan pers yang berperan penting dalam menyebarluaskan informasi turnamen.
Maruarar Sirait turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Presiden RI, Ketua Umum PSSI, EMTEK, para sponsor, pemerintah daerah, TNI, Polri, panitia pelaksana, media, suporter, pelaku UMKM, hingga masyarakat Indonesia. Ia berharap seluruh rangkaian turnamen dapat dituntaskan dengan menjunjung tinggi sportivitas serta mendorong kemajuan sepak bola nasional melalui Piala Presiden 2026.






