JAKARTA, BULLETIN – Kabar baik bagi pencinta sepak bola nasional, larangan suporter tandang FIFA di Indonesia resmi dicabut. Mulai musim kompetisi 2026/2027, penggemar tim tamu diizinkan kembali mendampingi tim kesayangannya saat bertanding di markas lawan, memberikan angin segar bagi atmosfer kompetisi.
Kepastian pencabutan larangan suporter tandang FIFA ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam sebuah wawancara. Keputusan ini dinilai sebagai langkah positif untuk menormalkan kembali atmosfer kompetisi nasional yang selama beberapa musim terakhir berlangsung tanpa kehadiran pendukung tim tamu.
“FIFA telah mencabut larangan away untuk sepak bola Indonesia,” kata Erick Thohir.
Meskipun larangan suporter tandang FIFA telah dicabut, Erick Thohir menegaskan bahwa penerapan kebijakan ini akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan aspek keamanan. Mekanisme pelaksanaan, termasuk kuota suporter, prosedur distribusi tiket, hingga pengamanan pertandingan, akan diatur lebih lanjut oleh operator liga bersama masing-masing klub peserta kompetisi untuk memastikan kelancaran.
“Nantinya mekanismenya akan diatur oleh liga dan klub,” tambahnya.
Kebijakan pencabutan larangan suporter tandang FIFA ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun kembali budaya mendukung tim secara sportif serta memperkuat ekosistem sepak bola nasional. Kehadiran suporter tim tamu diyakini akan menambah semarak pertandingan, namun tetap harus dibarengi dengan komitmen seluruh pihak dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan sportivitas di setiap laga.
PSSI juga berharap seluruh kelompok suporter dapat mematuhi regulasi yang ditetapkan. Dengan demikian, kembalinya suporter tandang tidak menimbulkan potensi gangguan keamanan, melainkan menjadi simbol semakin matangnya sepak bola Indonesia di mata dunia. Publik dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui situs resmi FIFA.






