Apple Dikabarkan Naikkan Harga iPhone US$100 Mulai September 2026

  • Whatsapp
Harga iPhone 18 Pro
Apple Dikabarkan Naikkan Harga iPhone US$100 Mulai September 2026. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, BULLETIN – Harga iPhone 18 Pro diperkirakan akan mengalami kenaikan signifikan sekitar US$100 atau setara Rp1,6 juta, menurut kabar yang beredar di kalangan analis. Kenaikan ini tidak hanya akan memengaruhi model Pro, tetapi juga jajaran iPhone lainnya yang masih dipasarkan Apple, dengan krisis memori global dan biaya komponen menjadi pemicu utama potensi peningkatan Harga iPhone 18 Pro tersebut.

Kabar mengenai penyesuaian Harga iPhone 18 Pro ini pertama kali diungkap oleh tipster Yogesh Brar melalui akun X-nya, yang menyebutkan kenaikan harga akan mulai berlaku sekitar 8 September 2026. Meskipun demikian, Apple belum memberikan konfirmasi resmi terkait informasi ini. Jika rumor ini benar, dampaknya akan terasa luas, tidak hanya pada Harga iPhone 18 Pro terbaru tetapi juga pada model-model iPhone generasi sebelumnya yang masih dijual.

Peningkatan biaya produksi disebut-sebut sebagai alasan utama di balik potensi kenaikan Harga iPhone 18 Pro. Laporan menunjukkan bahwa biaya komponen untuk iPhone 18 Pro telah melonjak sekitar 40 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Kenaikan ini sangat berkaitan dengan kondisi pasar memori global, di mana produsen chip besar seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron mengalihkan kapasitas produksi mereka untuk memenuhi permintaan high-bandwidth memory (HBM) yang krusial bagi pusat data dan infrastruktur kecerdasan buatan.

Peralihan produksi ini menyebabkan pasokan memori konvensional, termasuk RAM dan NAND, menjadi terbatas, yang pada akhirnya mendorong kenaikan harga komponen. Situasi ini menempatkan Apple di persimpangan jalan: menyerap sebagian kenaikan biaya untuk menjaga stabilitas harga produk, atau meneruskan beban tersebut kepada konsumen melalui peningkatan Harga iPhone 18 Pro dan model lainnya.

Di tengah tekanan biaya komponen yang terus meningkat, Apple dikabarkan sedang aktif mencari sumber pasokan memori alternatif, termasuk dari perusahaan di China. Salah satu nama yang mencuat adalah ChangXin Memory Technologies (CXMT), di mana Apple dilaporkan telah menguji komponen memori dari perusahaan tersebut untuk kemungkinan penggunaan pada perangkat seperti iPhone dan Mac.

Berita Pilihan :  iPhone Dark Cherry: Rumor Warna Misterius Bikin Apple Penggemar Penasaran?

Namun, upaya ini berpotensi menghadapi tantangan geopolitik karena CXMT masuk dalam daftar pembatasan pemerintah Amerika Serikat. Selain itu, laporan sebelumnya mengindikasikan bahwa negosiasi harga antara Apple dan CXMT belum menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan Apple. Meskipun demikian, keberadaan pemasok alternatif dapat membantu Apple menjaga kestabilan pasokan komponen di tengah ketatnya pasar memori global dan fluktuasi Harga iPhone 18 Pro.

Sebagai catatan penting, semua informasi mengenai kenaikan Harga iPhone 18 Pro ini masih bersifat rumor dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Apple. Oleh karena itu, angka kenaikan US$100 dan tanggal 8 September sebaiknya tidak dianggap sebagai informasi final. Jika rumor ini terbukti benar, konsumen tidak hanya akan menghadapi harga yang lebih tinggi untuk iPhone 18 Pro, tetapi juga kemungkinan kenaikan harga pada model-model lama yang tetap dipertahankan dalam lini penjualan Apple. Perkembangan harga komponen dan kondisi pasokan memori global akan terus menjadi faktor krusial yang patut diperhatikan menjelang peluncuran lini iPhone 18.

Pos terkait