Terungkap! Alasan Tijjani Reijnders Pilih Al-Qadsiah daripada Klub Eropa

  • Whatsapp
Tijjani Reijnders Al-Qadsiah
Terungkap! Alasan Tijjani Reijnders Pilih Al-Qadsiah daripada Klub Eropa. (Foto:Captured)

JAKARTA, BULLETIN – Ayah Tijjani Reijnders, Martin Reijnders, buka suara mengenai keputusan mengejutkan sang putra hijrah ke Al-Qadsiah, Arab Saudi. Keputusan ini diambil setelah tawaran klub-klub Eropa terhambat tingginya harga yang dipatok Manchester City untuk melepas Tijjani Reijnders.

Martin Reijnders mengungkapkan bahwa mulanya putranya tidak berniat meninggalkan sepak bola Eropa. Sejumlah klub besar Eropa seperti Atlético Madrid, Juventus, Galatasaray, Nottingham Forest, hingga Newcastle United sempat menunjukkan ketertarikan kuat terhadap pemain berdarah Indonesia-Belanda ini. Namun, negosiasi transfer dengan klub-klub tersebut sulit terwujud lantaran tuntutan harga tinggi dari Manchester City.

Kondisi ini membuat Tijjani berada di persimpangan jalan. Ia harus memilih untuk bertahan di Manchester City dengan potensi perubahan peran dan menit bermain yang minim, atau membuka lembaran baru. Akhirnya, Al-Qadsiah datang dengan tawaran lebih konkret. Klub Arab Saudi itu bahkan mengajukan hingga tiga kali tawaran sebelum keputusan transfer Tijjani Reijnders Al-Qadsiah disepakati.

Pilihan Tijjani Reijnders menuju Arab Saudi menjadi menarik, mengingat ia masih berada dalam radar beberapa klub top Eropa. Keputusan ini menunjukkan bahwa faktor karier, kepastian peran, dan peluang perkembangan menjadi pertimbangan utama, bukan semata karena uang. Di Manchester City, Tijjani Reijnders menghadapi persaingan ketat di lini tengah, sehingga bertahan berarti menerima kemungkinan perubahan peran. Sementara itu, Al-Qadsiah menawarkan proyek berbeda dengan peluang baginya untuk menjadi bagian penting dari tim utama.

Untuk Tijjani, keputusan ini bukan sekadar memilih antara Eropa atau Arab Saudi, melainkan menentukan lingkungan yang paling tepat untuk melanjutkan perkembangan kariernya.

“Proses tersebut tidak berlangsung dalam satu kesempatan. Ada rangkaian negosiasi yang akhirnya membuat Tijjani dan keluarganya mempertimbangkan secara serius kemungkinan pindah ke Timur Tengah,” kata Martin Reijnders.

Berita Pilihan :  Atlas Kalahkan Cruz Azul 2-0, Bangkit ke Papan Atas Liga MX

Ketika klub-klub Eropa mundur karena tuntutan harga Manchester City, opsi Tijjani Reijnders Al-Qadsiah menjadi semakin realistis. Keputusan ini menandai babak baru dalam perjalanan karier pemain berdarah Indonesia tersebut. Ia kini memilih meninggalkan persaingan sepak bola Eropa dan mengambil tantangan baru di Liga Arab Saudi. Keputusan ini mungkin mengejutkan bagi sebagian penggemar, tetapi dari sudut pandang keluarga Reijnders, keputusan ini lahir setelah mempertimbangkan berbagai opsi yang tersedia, bukan karena sejak awal Tijjani ingin meninggalkan Eropa.

Pos terkait