Karhutla Poso Meluas hingga Permukiman, SMA 1 Pamona Selatan Terdampak

  • Whatsapp
Karhutla Poso
Karhutla Poso Meluas hingga Permukiman, SMA 1 Pamona Selatan Terdampak. (Foto:Ist)

POSO, BULLETIN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dilaporkan meluas hingga merambat ke area permukiman warga dan fasilitas sekolah. Insiden Karhutla Poso ini terjadi sejak Sabtu, 12 September 2026, dan hingga Minggu sore, api belum berhasil dipadamkan.

Peristiwa Karhutla Poso tersebut pertama kali dilaporkan pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 20.40 WITA, namun api diperkirakan sudah berkobar sejak pukul 16.00 WITA. Lahan gambut menjadi penyebab cepatnya perambatan api, mengancam keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian Karhutla Poso.

Tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Kabupaten Poso, Damkar, TNI, Polri, Manggala Agni, serta masyarakat, masih berupaya keras memadamkan api. Dalam upaya penanganan Karhutla Poso ini, beberapa petugas dilaporkan menjadi korban, meskipun tidak ada korban jiwa dari warga sipil.

Dampak Karhutla Poso mencakup 20 hektare lahan perkebunan dan 30 hektare lahan gambut yang hangus terbakar. Selain itu, satu unit sekolah, yakni SMA 1 Pamona Selatan, turut terdampak akibat kobaran api yang meluas. Situasi terkini menunjukkan api masih belum padam sepenuhnya.

Untuk penanganan Karhutla Poso lebih lanjut, kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah tangki air, selang pemadam, mesin pemadam, tandon, dan mobil tangki air. Koordinasi terus dilakukan antara BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan BPBD Kabupaten Poso untuk mengatasi bencana Karhutla Poso ini.

Berita Pilihan :  Kebakaran Hutan di Luwuk Banggai Meluas, BPBD Berjibaku Padamkan Api

Pos terkait