New England Revolution menang 2-1 di kandang Chicago Fire dan memperkuat posisi di papan atas Wilayah Timur.

  • Whatsapp
Persaingan Papan Atas MLS
New England Revolution menang 2-1 di kandang Chicago Fire dan memperkuat posisi di papan atas Wilayah Timur.

CHICAGO, BULLETIN – New England Revolution berhasil unggul 1-0 atas Chicago Fire hingga babak pertama di Soldier Field, Minggu (13/9/2026), memanfaatkan momentum krusial dalam persaingan papan atas MLS Wilayah Timur. Gol tunggal Dor Turgeman melalui skema serangan balik cepat menjadi pembeda, menegaskan ketatnya perebutan posisi di klasemen sementara Major League Soccer.

Keunggulan ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan cerminan mentalitas New England Revolution yang datang sebagai tim peringkat ketiga dengan 40 poin, berhadapan langsung dengan Chicago Fire di peringkat keempat dengan 39 poin. Pertandingan ini secara langsung menjadi penentu posisi kedua tim dalam persaingan papan atas MLS.

Chicago Fire sebenarnya memiliki beberapa peluang emas melalui Philip Zinckernagel dan Robert Lewandowski, namun belum mampu mengonversinya menjadi gol. Sebaliknya, New England tampil sangat efektif, memanfaatkan setiap celah untuk melancarkan serangan balik yang mematikan, menunjukkan efisiensi mereka dalam persaingan papan atas MLS.

Pertandingan juga diwarnai intensitas tinggi, terlihat dari kartu kuning yang diterima bek Chicago Fire Noah Allen menjelang akhir babak pertama akibat pelanggaran keras. Hal ini mencerminkan betapa pentingnya laga ini bagi kedua tim dalam upaya mereka di persaingan papan atas MLS.

Laga ini memiliki dimensi personal bagi pelatih New England Revolution, Marko Mitrović, yang kembali ke Chicago. Ia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Chicago Fire antara tahun 2016 hingga 2019. Pengalaman tersebut kini menjadi modal berharga bagi Mitrović dalam memahami karakter liga dan lawan yang ia hadapi dalam persaingan papan atas MLS.

“Segala hal yang kita lakukan dalam hidup memberi kita pengalaman tersebut,” kata Mitrović, mengenang empat tahun bersama Chicago Fire. Ia menekankan bahwa masa-masa itu memberinya pemahaman penting tentang kompetisi MLS dan kekhasan liga. “Saya menghabiskan waktu yang sangat luar biasa dan sangat bersyukur atas empat tahun bersama Chicago Fire,” tambahnya.

Kini, pengalaman tersebut justru membawanya kembali ke Soldier Field dengan misi baru: membawa New England bersaing ketat di persaingan papan atas MLS. Pelatih Chicago Fire, Gregg Berhalter, mengakui dampak Mitrović. “Mereka menang di New York, mereka mengambil posisi ketiga dari kami,” ujar Berhalter, memuji pekerjaan Mitrović bersama New England.

Keberhasilan New England bersaing di papan atas tidak lepas dari strategi memadukan pemain berpengalaman dengan talenta muda. Bek Matt Polster, yang pernah merasakan atmosfer Chicago dengan kehadiran pemain senior seperti Bastian Schweinsteiger, Dax McCarty, dan Juninho, melihat nilai penting dari perpaduan ini.

“Saya hanya ingat kami membangun skuad yang sangat bagus bersama-sama,” kenang Polster. Menurutnya, pemain veteran memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk belajar dan mengembangkan mentalitas. Hal ini krusial dalam membentuk tim yang solid untuk persaingan papan atas MLS.

Berita Pilihan :  Davide Massa Bakal Pimpin Laga Panas Liverpool vs Atletico

Kini, New England juga mengandalkan pengalaman veteran untuk memberikan ketenangan dalam pertandingan bertekanan tinggi. “Ketika Anda menambahkan bagian seperti itu ke dalam skuad, saya pikir itu meningkatkan kepercayaan diri kelompok,” jelas Polster, juga menyoroti pengaruh pemain bintang seperti Robert Lewandowski di Chicago Fire.

Meskipun unggul di babak pertama, Mitrović menegaskan tidak akan mengubah prinsipnya. Ia memandang setiap pertandingan memiliki nilai yang sama dalam perjalanan panjang musim MLS. “Kami akan menghadapi satu tim yang memiliki banyak kualitas dan tim yang dilatih dengan sangat, sangat baik,” kata Mitrović, menyadari kualitas Chicago Fire dalam persaingan papan atas MLS.

Bagi Mitrović, posisi lawan tidak mengubah pendekatan New England. “Setiap pertandingan penting, pertandingan pertama, pertandingan ke-21, pertandingan ke-34. Setiap pertandingan memiliki nilai,” tegasnya. Oleh karena itu, New England akan terus mengejar tiga poin dengan pendekatan yang konsisten. “Setiap pertandingan kami bermain untuk tiga poin,” pungkasnya.

Mentalitas ini menjadi salah satu perubahan fundamental yang dirasakan pemain muda New England. Peyton Miller menyoroti mentalitas dan kepribadian kuat yang dibawa Mitrović ke dalam tim. “Sebagai sebuah kelompok, kami memiliki mentalitas dan kepribadian yang sangat kuat di lapangan,” ujar Miller, menunjukkan dampak kepemimpinan Mitrović dalam persaingan papan atas MLS.

Memasuki babak kedua, Chicago Fire dihadapkan pada ujian mental yang berat. Tertinggal satu gol di kandang sendiri dan tekanan dari ketatnya persaingan papan atas MLS membuat mereka harus segera merespons. New England, di sisi lain, memiliki peluang untuk memperlebar jarak dan memperkokoh posisinya di tiga besar Wilayah Timur.

Babak pertama telah menunjukkan bahwa peluang saja tidak cukup. Chicago memiliki kesempatan, namun New England tampil lebih efektif dalam memanfaatkan momen krusial. Jika Chicago gagal memperbaiki penyelesaian akhir dan mengontrol serangan balik lawan, keunggulan satu gol New England bisa menjadi kemenangan vital yang akan sangat memengaruhi persaingan papan atas MLS di Wilayah Timur.

dan hail akhir New England Revolution menang 2-1 di kandang Chicago Fire
dan memperkuat posisi di papan atas Wilayah Timur.

Bagi Mitrović, laga di Soldier Field ini juga menjadi pembuktian bahwa pengalaman masa lalu dapat menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan di masa kini, bahkan ketika lawan yang dihadapi adalah klub yang pernah menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya di dunia sepak bola.

Pos terkait