Gol Haaland Jadi Kontroversi, Pro Ref Akui Kesalahan VAR

  • Whatsapp
Gol Haaland Kontroversi
New England Revolution menang 2-1 di kandang Chicago Fire dan memperkuat posisi di papan atas Wilayah Timur.

MANCHESTER, BULLETIN – Gol Erling Haaland yang mengantarkan kemenangan Manchester City 1-0 atas Manchester United pada Derby Manchester, Minggu (13/9/2026), kini menjadi sorotan utama. Keputusan Video Assistant Referee (VAR) yang mengesahkan Gol Haaland Kontroversi tersebut kembali mempertanyakan batas “mengganggu permainan” dalam penerapan offside, terutama setelah Professional Game Referees (Pro Ref) mengakui adanya kesalahan.

Gol tunggal Haaland tercipta pada menit ke-60 setelah umpan Josko Gvardiol dari sisi kiri disambutnya di tiang jauh. Namun, proses terjadinya gol ini memicu perdebatan sengit. Enzo Fernandez, pemain Manchester City lainnya, terlihat dalam posisi offside dan berusaha menyundul bola, meskipun tidak menyentuh. Hakim garis sempat mengangkat bendera offside, tetapi keputusan itu dibatalkan VAR, dan Gol Haaland Kontroversi dinyatakan sah.

Situasi ini menjadi inti dari perdebatan karena aturan offside menyatakan bahwa pemain yang berada dalam posisi offside dapat dihukum jika dianggap mengganggu permainan, terlepas dari menyentuh bola atau tidak. Manajer Manchester United, Michael Carrick, secara terbuka mempertanyakan penerapan aturan ini.

“Saya bingung. Kita sudah menerapkan sistem di permainan ini sekarang. Kita punya orang-orang di ruang-ruangannya, dengan semua layar untuk keputusan semacam ini,” kata Carrick.

Carrick menekankan bahwa permasalahan ini bukan hanya tentang satu pertandingan, melainkan interpretasi mengenai keterlibatan pemain dalam permainan. “Lebih mengkhawatirkan lagi kalau itu adalah interpretasi akan sepakbola sekarang. Kalau itu adalah pemaknaan atas tidak ikut campur dalam permainan, maka itu sangat mengkhawatirkan bagi saya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keputusan Gol Haaland Kontroversi tersebut memiliki dampak signifikan terhadap jalannya pertandingan. “Keputusan itu tidak akan mengubah musim kami, tapi itu berdampak besar ke pertandingan,” jelas Carrick.

Berita Pilihan :  Hasil Liga Champions: Arsenal Curi Kemenangan Tipis di Kandang Napoli Berkat Gol Ødegaard

Pro Ref Akui Kesalahan Setelah Gol Haaland Kontroversi

Kontroversi ini semakin meruncing setelah Professional Game Referees (Pro Ref), badan yang mengawasi wasit profesional di Inggris, mengakui adanya kesalahan dalam keputusan tersebut. Pro Ref bahkan telah menghubungi pihak Manchester United untuk menyampaikan hal tersebut. Pengakuan ini menimbulkan pertanyaan lebih lanjut mengenai efektivitas VAR sebagai alat bantu pengambilan keputusan yang akurat.

Premier League sendiri memiliki sistem Key Match Incidents (KMI) untuk mengevaluasi keputusan-keputusan penting yang melibatkan wasit dan VAR secara independen. Panel ini secara berkala menilai insiden-insiden krusial sepanjang musim. Informasi lebih lanjut mengenai sistem evaluasi ini dapat ditemukan di situs resmi Premier League.

Kasus Gol Haaland Kontroversi ini menunjukkan bahwa teknologi VAR, meskipun dapat membantu melihat kejadian secara lebih detail, tidak sepenuhnya menghilangkan perdebatan. Interpretasi aturan sepak bola tetap berada di tangan manusia, dan konsistensi dalam penerapannya menjadi kunci.

Bagi Manchester City, kemenangan ini penting setelah Phil Foden mendapat kartu merah pada menit ke-23. Namun, bagi Manchester United, kekalahan di kandang sendiri dengan dibayangi keputusan kontroversial ini terasa pahit. Pertanyaan besar yang muncul adalah seberapa jauh seorang pemain dalam posisi offside boleh bergerak sebelum dianggap ikut campur dalam permainan. Jawaban atas pertanyaan ini krusial untuk masa depan VAR dalam sepak bola modern.

Pos terkait