Gol Dramatis Vasilije Adžić Menit 94: Pembuktian Diri Sang Gelandang Muda

  • Whatsapp
Vasilije Adžić
Gol Dramatis Vasilije Adžić Menit 94: Pembuktian Diri Sang Gelandang Muda

REGGIO EMILIA, BULLETIN – Vasilije Adžić menjadi sorotan utama setelah Sassuolo secara dramatis menumbangkan Juventus 3-2 pada pekan keempat Serie A 2026/2027. Gelandang asal Montenegro ini mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-94, sekaligus memberikan kekalahan perdana bagi Juventus musim ini. Momen ini bukan sekadar kemenangan timnya, melainkan juga pembuktian bagi Adžić yang minim kesempatan bermain di Juventus.

Gol tersebut terasa sangat spesial bagi Adžić. Pemain berusia 20 tahun ini masih berstatus sebagai pemain Juventus yang sedang menjalani masa peminjaman di Sassuolo. Ironisnya, ia justru menjadi penentu kemenangan atas klub yang selama dua tahun terakhir menjadi tempatnya bernaung.

Adžić mengaku merasakan emosi yang sulit digambarkan setelah mencetak gol dramatis tersebut.

“Emosi yang aneh dan tak terlupakan,” kata Adžić seusai pertandingan dilansir dari situs vijesti. 

Kemenangan Sassuolo semakin bermakna karena Juventus datang dengan catatan sempurna pada awal musim. Namun, tim asal Turin itu gagal mempertahankan momentum ketika menghadapi Sassuolo dan harus pulang tanpa poin setelah pertandingan berakhir 3-2.

Vasilije Adžić tidak hanya mencetak gol kemenangan, tetapi juga menampilkan kisah pembuktian. Selama dua tahun bersama Juventus, pemain asal Nikšić tersebut belum mendapatkan kesempatan bermain secara reguler seperti yang diharapkannya. Kini, ketika mendapat ruang untuk berkembang bersama Sassuolo, Adžić justru menunjukkan kemampuannya di hadapan klub pemiliknya sendiri.

Ia bahkan sempat memiliki dua peluang bagus sebelum akhirnya melepaskan tembakan penentu pada masa injury time.

“Saya punya dua peluang bagus. Saya tidak boleh membiarkan diri saya gagal untuk ketiga kalinya. Itu salah satu kelebihan utama saya,” kata Vasilije Adžić.

Berita Pilihan :  Real Madrid Susah Payah Taklukkan Inter 2-1: Bernabeu Dibuat Cemas!

Gol tersebut juga mengingatkan pada momen setahun sebelumnya ketika Adžić mencetak gol untuk Juventus saat menghadapi Inter Milan.

“Setahun lalu saya mencetak gol pertama untuk Juventus yang membuat kami menang dalam derby melawan Inter. Sekarang saya mencetak gol melawan Juve saya sendiri,” ujarnya.

Meski menjadi mimpi buruk Juventus dalam pertandingan tersebut, Vasilije Adžić tidak menunjukkan sikap berlebihan terhadap klub yang masih memiliki kontraknya. Ia justru menempatkan kemenangan Sassuolo sebagai prioritas. Adžić mengapresiasi performa timnya yang mampu tampil berani ketika menghadapi salah satu klub besar Serie A.

“Saya bermain untuk Juventus selama dua tahun, tetapi sekarang saya bahagia untuk tim saya dan untuk permainan yang luar biasa,” tuturnya.

Menurut Adžić, Sassuolo memiliki banyak pemain muda yang sedang berkembang. Situasi tersebut dinilai cocok untuk dirinya yang membutuhkan kesempatan bermain secara konsisten. Pemain seperti Vasilije Adžić memang membutuhkan menit bermain untuk mengasah kemampuannya.

“Sassuolo memiliki banyak pemain muda dan ingin berkembang. Menurut saya, pada usia saya, yang saya butuhkan hanyalah bermain secara reguler,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi pesan paling jelas dari Adžić setelah malam yang tidak akan mudah dilupakan Juventus. Gol pada menit ke-94 bukan hanya memastikan tiga poin Sassuolo, tetapi juga memperlihatkan bahwa menit bermain dapat menjadi ruang penting bagi pemain muda untuk membuktikan kualitasnya. Bagi Juventus, kekalahan ini menjadi alarm awal. Sementara bagi Vasilije Adžić, kemenangan atas klub pemiliknya dapat menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya.

Pos terkait