BUOL, BULLETIN – Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), aparat kelurahan, PLN, dan masyarakat bahu membahu memadamkan Kebakaran Perkebunan Sagu Buol di Kelurahan Leok 2, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol pada Minggu, 13/09. Insiden kebakaran lahan ini terjadi sekitar pukul 12.15 WITA dan berhasil dikendalikan berkat respons cepat tim di lapangan.
Titik api pertama kali terlihat oleh masyarakat sekitar pukul 12.15 WITA di area perkebunan sagu. Mengingat lokasi Kebakaran Perkebunan Sagu Buol yang berjarak hanya sekitar 15 meter dari permukiman warga, upaya pemadaman segera dilakukan untuk mencegah api menyebar luas ke area hunian.
Babinsa Koramil 1305-05/Biau bersama personel Polsek Biau dan aparat Kelurahan Leok 2 langsung bergerak cepat ke lokasi. Mereka tiba sekitar pukul 12.20 WITA dan memulai pemadaman awal menggunakan tangki semprot air gendong, menunjukkan kesigapan dalam menangani Kebakaran Perkebunan Sagu Buol ini.
Sekitar pukul 12.30 WITA, satu unit mobil Damkar dari Pemerintah Daerah Kabupaten Buol tiba di lokasi, memperkuat upaya pemadaman. Berkat koordinasi dan kerja sama tim gabungan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.15 WITA. Proses pendinginan kemudian dilanjutkan hingga pukul 15.00 WITA untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kembali Kebakaran Perkebunan Sagu Buol.
Penanganan Kebakaran Perkebunan Sagu Buol ini melibatkan sekitar 70 personel gabungan. Mereka terdiri dari unsur TNI, Polri, Damkar, aparat kelurahan, PLN, dan partisipasi aktif dari masyarakat setempat yang turut membantu memadamkan api.
Kebakaran ini diperkirakan menghanguskan lahan perkebunan sagu seluas sekitar 1 hektare. Sebanyak kurang lebih 15 pohon sagu dan satu unit tandon air milik warga juga terdampak. Beruntungnya, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian Kebakaran Perkebunan Sagu Buol ini.
Penyebab pasti Kebakaran Perkebunan Sagu Buol masih dalam tahap penelusuran oleh pihak berwenang. Namun, berdasarkan keterangan dari masyarakat sekitar, dugaan sementara mengarah pada aktivitas pembakaran lahan yang tidak terkontrol.
Sebagai langkah antisipasi dan pencegahan, Kodam XXIII/Palaka Wira bersama aparat terkait terus mengimbau serta memberikan edukasi kepada masyarakat. Mereka meminta warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat juga didorong untuk segera melaporkan jika menemukan titik api guna mencegah Kebakaran Perkebunan Sagu Buol meluas.






