PALU, BULLETIN.ID – Musyawarah Nasional (Munas) ke-5 Pimpinan Pusat Himpunan Pemuda Alkhairaat (PP HPA) direncanakan berlangsung pada Desember 2026. Agenda ini diarahkan untuk membangkitkan kembali militansi kader sekaligus menghidupkan perwakilan HPA di 28 provinsi di Indonesia.
Rencana tersebut mengemuka saat 12 pengurus PP HPA yang dipimpin Ketua Umum Ashar Yahya menemui Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid untuk berkoordinasi mengenai persiapan Munas, Selasa (13/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Anwar menyetujui rencana pelaksanaan Munas pada Desember 2026. Ia juga menyarankan agar kegiatan dipusatkan di Gelora Bumi Kaktus (GBK) Palu dan meminta panitia mempersiapkan agenda tersebut dengan baik.
“Bikin di GBK. Silakan, saya setujui di situ. Tempatnya lumayan besar,” kata Anwar.
Selain membahas waktu dan lokasi, pengurus PP HPA juga menyampaikan rencana mengundang sejumlah pejabat pemerintah pusat, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, untuk membuka Munas.
Bagi PP HPA, Munas tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali jaringan kader Alkhairaat di berbagai daerah.
Ashar Yahya mengatakan, salah satu tujuan pelaksanaan Munas adalah menghidupkan kembali perwakilan HPA yang tersebar di 28 provinsi. Upaya tersebut, menurutnya, sejalan dengan pelaksanaan Training of Trainers (ToT) Pelatihan Kader Nasional (PKN) pada bulan sebelumnya.
“Tujuan kami melaksanakan ToT PKN bulan lalu membangun kembali spirit ke-Alkhairaat-an,” ujar Ashar.
Anwar berharap Munas tersebut mampu memperkuat kecintaan dan semangat para Abnaul Khairaat terhadap organisasi dan warisan perjuangan pendiri Alkhairaat, Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua.
Ia mengingatkan bahwa semangat generasi penerus perlu terus dirawat agar kecintaan terhadap Alkhairaat tidak memudar seiring waktu. Karena itu, ia meminta pelaksanaan Munas dipersiapkan secara baik dan melibatkan koordinasi mengenai kebutuhan kegiatan.
Dukungan pemerintah daerah tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Munas ke-5 PP HPA. Namun, agenda Desember 2026 itu juga membawa pekerjaan organisasi yang lebih besar: memastikan konsolidasi tidak berhenti pada forum nasional, melainkan berlanjut pada penguatan perwakilan dan kader di daerah.
Ashar berharap dukungan Anwar dapat membantu pemenuhan berbagai kebutuhan untuk menyukseskan pelaksanaan Munas mendatang.






