Pangsa Pasar Toyota Naik, Kalla Toyota Gaspol Lewat Auto Show 2026

  • Whatsapp
Kalla Toyota menggelar Toyota Auto Show 2026 secara serentak di seluruh jaringan cabangnya di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat pada 15–25 Oktober 2026. (Foto:Dok Kalla Toyota)

PALU, BULLETIN.ID – Kalla Toyota menggelar Toyota Auto Show 2026 secara serentak di seluruh jaringan cabangnya di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat pada 15–25 Oktober 2026. Pameran ini menjadi strategi perusahaan untuk menjaga pertumbuhan penjualan sekaligus menawarkan skema pembelian kendaraan yang lebih fleksibel kepada konsumen.

Di Kota Palu, kegiatan tersebut hadir melalui jaringan Kalla Toyota, termasuk cabang Juanda. Perusahaan menawarkan sejumlah program pembelian, mulai dari uang muka yang dapat dibayar dua kali, tukar tambah kendaraan berbagai merek, hingga asuransi gratis untuk model tertentu.

Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengatakan perusahaan mencatat pangsa pasar sebesar 41,1 persen di empat provinsi wilayah operasionalnya pada September 2026. Capaian itu meningkat 2,3 poin persentase dibandingkan Agustus 2026.

Data tersebut menjadi salah satu dasar perusahaan untuk mempertahankan momentum penjualan melalui Toyota Auto Show 2026.

“Peningkatan ini menjadi pijakan strategis bagi Kalla Toyota untuk memacu performa di bulan-bulan mendatang,” kata Suliadin dalam keterangan resminya. (14/10/ 2026).

Sales Supervisor Kalla Toyota Juanda Palu, Mohammad Risman, mengatakan program Toyota Auto Show menghadirkan sejumlah penawaran bagi masyarakat yang ingin membeli kendaraan baru.

Salah satu programnya memungkinkan konsumen membayar uang muka dalam dua tahap. Kalla Toyota juga menawarkan ekstra cashback hingga Rp10 juta untuk program tukar tambah kendaraan, serta pilihan pembiayaan dengan bunga nol persen atau mulai 1,999 persen sesuai ketentuan program.

Perusahaan turut menawarkan asuransi gratis hingga dua tahun untuk sejumlah model, antara lain Innova Zenix, Yaris Cross Hybrid, Veloz Hybrid, Innova diesel, dan Fortuner.

“Program ini ada beberapa tawaran. Pertama, ada door prize selama event berlangsung dari tanggal 15–25 Oktober 2026. Kemudian, ada program kredit dengan DP yang bisa dibayar dua kali untuk semua merek mobil, serta program tukar tambah yang mendapatkan ekstra cashback senilai Rp10 juta,” kata Risman kepada media pada 17 Oktober 2026.

Berita Pilihan :  Demokrat Sulteng Targetkan 500 Kantong Darah, Anwar Hafid Ikut Mendonor

Namun, setiap penawaran memiliki syarat dan ketentuan yang perlu diperiksa konsumen, terutama terkait model kendaraan, persetujuan kredit, besaran uang muka, serta cakupan asuransi.

Konsumen mempertimbangkan kebutuhan perjalanan

Minat konsumen terhadap kendaraan tidak hanya ditentukan oleh program promosi, tetapi juga kebutuhan mobilitas dan kemampuan finansial keluarga.

Salah satu pengunjung  Haidir, (40), mengaku datang bersama istri dan anaknya dengan niat membeli mobil. Ia mempertimbangkan Toyota Agya atau Calya untuk kebutuhan perjalanan, termasuk pulang ke kampung halaman di Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan.

“Saya niatnya mau beli kalau bukan Agya atau Calya karena performanya masih lumayan untuk perjalanan jauh,” ujar Haidir saat mengunjungi pameran di Makassar.

Haidir juga memeriksa bagian eksterior dan interior kendaraan sebelum mempertimbangkan keputusan pembelian serta rencana melakukan uji kendara.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa calon pembeli tidak hanya mencari penawaran harga, tetapi juga mempertimbangkan fungsi kendaraan untuk kebutuhan sehari-hari dan perjalanan keluarga.

Toyota Auto Show 2026 berlangsung hingga 25 Oktober 2026. Pameran utama digelar di Atrium Mal Ratu Indah, Makassar, dengan jaringan cabang Kalla Toyota di empat provinsi ikut menyelenggarakan kegiatan pada periode yang sama.

Selain kendaraan baru, perusahaan juga menghadirkan mobil bekas berkualitas melalui Kalla Trust. Di Makassar, pameran turut menampilkan Toyota Land Cruiser FJ dan membuka kesempatan pemesanan untuk model tersebut.

Bagi Kalla Toyota, tantangan berikutnya adalah membuktikan apakah kemudahan pembiayaan dan program tukar tambah mampu mendorong transaksi nyata. Jumlah surat pemesanan kendaraan selama pameran, realisasi penjualan, serta perbandingan dengan periode sebelumnya akan menjadi indikator untuk mengukur efektivitas kegiatan tersebut.

Di tengah pilihan kendaraan dan skema pembiayaan yang beragam, konsumen tetap perlu menghitung total biaya kepemilikan, cicilan bulanan, biaya perawatan, dan kebutuhan penggunaan kendaraan sebelum mengambil keputusan.

Pos terkait