JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 resmi meluncurkan fitur SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam), layanan perlindungan digital otomatis berbasis AI yang terintegrasi langsung dalam jaringan IM3. Fitur ini hadir untuk melindungi masyarakat dari ancaman penipuan digital, mulai dari panggilan dan SMS mencurigakan hingga tautan berbahaya.
Berbeda dengan layanan keamanan lain, SATSPAM aktif otomatis bagi pelanggan IM3 dengan paket data tanpa perlu instalasi tambahan. Sistem bekerja real-time untuk mengenali dan memblokir potensi scam atau spam, serta memberikan peringatan sebelum pengguna merespons.
Peluncuran SATSPAM dilakukan di kawasan Car Free Day Thamrin, Jakarta, melalui Parade SATSPAM yang dihadiri jajaran pimpinan IOH, ratusan pasukan kuning, masyarakat, dan jurnalis senior Najwa Shihab. Parade ini menjadi bagian dari kampanye #NomorModusNoMore untuk mengedukasi publik soal bahaya penipuan digital.
Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer IOH, mengatakan SATSPAM merupakan bagian dari teknologi AIvolusi5G yang menggabungkan kecanggihan AI dan jaringan 5G untuk memberikan pengalaman digital aman dan inklusif. “Rasa aman di ruang digital adalah hak semua orang. SATSPAM bukan hanya fitur, tapi bentuk nyata membangun kepercayaan di dunia digital,” ujarnya.
SATSPAM hadir dalam dua layanan:
- SATSPAM Basic: Aktif otomatis untuk seluruh pengguna IM3 prabayar dengan paket data, memberikan deteksi dasar terhadap nomor mencurigakan.
- SATSPAM+: Menyediakan proteksi lebih lengkap, termasuk identifikasi jenis panggilan, deteksi tautan berbahaya, dan laporan mingguan melalui aplikasi myIM3.
Najwa Shihab menegaskan bahwa penipuan digital adalah “kejahatan modern yang mengeksploitasi kepercayaan masyarakat”, sehingga perlindungan yang mudah diakses menjadi kebutuhan mendesak.
Berdasarkan data, 65% masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan setiap minggu, dan kerugian akibat penipuan digital mencapai Rp476 miliar hanya dalam tiga bulan terakhir.






