Ribuan Anak Sulteng Masih Tak Sekolah, DPRD Ingatkan Pemerintah Wujudkan Pendidikan Inklusif

  • Whatsapp
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Fery Budiutomo, menyampaikan pandangan Fraksi Amanat Persatuan Pembangunan Rakyat (Ampera) terhadap penjelasan kepala daerah mengenai pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Pandangan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Sulteng di Gedung DPRD, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Rabu (02/07/2025). Foto:ist

PALU, BULLETIN.ID – Selain menyoroti aspek ekonomi, Fraksi Ampera juga menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan di Sulawesi Tengah. Berdasarkan data BKKBN, terdapat lebih dari 89 ribu anak usia 7–12 tahun yang tidak bersekolah, serta 208 ribu pemuda usia 19–24 tahun yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Ini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah untuk memperkuat program pendidikan seperti Berani Cerdas,” ujar Fery.

Fraksi Ampera turut mengapresiasi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 70,54 menjadi 72,24 poin selama 2021–2024, namun menilai capaian ini masih di bawah rata-rata nasional sebesar 75,02 poin

Dalam rapat tersebut, Fraksi juga menyoroti beberapa program bantuan pada sejumlah OPD yang tidak terlaksana pada tahun 2024. Mereka mendesak agar perencanaan dan koordinasi antar perangkat daerah diperkuat, sehingga program yang menyentuh langsung masyarakat dapat direalisasikan secara efektif.

Berita Pilihan :  Kukuhkan Pengurus,NasDem Sulteng Perkuat Akar Rumput

Pos terkait