15 Pemain Diaspora Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

  • Whatsapp
FIFA ASEAN Cup 2026
Captured IG

JAKARTA, BULLETIN – Timnas Indonesia berpeluang besar diperkuat skuad terbaik pada gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 karena turnamen ini masuk dalam kalender FIFA Matchday. Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi setidaknya 15 pemain diaspora yang berkarier di luar negeri untuk memperkuat Timnas Indonesia, meski daftar ini belum final dan masih berstatus potensi.

Berbeda dengan turnamen regional lain yang kerap menjadi kendala pemanggilan pemain, status FIFA Matchday pada FIFA ASEAN Cup 2026 mewajibkan klub melepas pemain ke tim nasional. Ini merupakan kabar baik bagi persiapan Timnas Indonesia menghadapi ajang sepak bola bergengsi di Asia Tenggara tersebut.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya telah memastikan bahwa Indonesia dapat menurunkan pemain terbaiknya di FIFA ASEAN Cup 2026. “Khususnya untuk FIFA ASEAN, karena ini di kalender FIFA, kita bisa memberikan tim terbaik yang kita punya,” kata Erick Thohir, seperti dikutip Okezone pada Selasa, 11 Agustus 2026.

FIFA sendiri telah mengonfirmasi FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai turnamen regional baru yang melibatkan asosiasi anggota FIFA di Asia Tenggara. Regulasi turnamen untuk edisi perdana 2026 juga telah disetujui, menjadikannya kompetisi resmi di bawah naungan FIFA.

Potensi 15 Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia

Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat 15 nama pemain diaspora yang disebut-sebut berpotensi masuk dalam pertimbangan pelatih John Herdman untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Daftar ini meliputi kiper hingga penyerang, mencerminkan kedalaman skuad yang bisa dimiliki Timnas Indonesia.

Berikut adalah 15 pemain diaspora yang berpeluang dipanggil untuk FIFA ASEAN Cup 2026:

  1. Maarten Paes – kiper
  2. Emil Audero – kiper
  3. Jay Idzes – bek tengah
  4. Kevin Diks – bek
  5. Mees Hilgers – bek tengah
  6. Matthew Baker – bek tengah
  7. Elkan Baggott – bek tengah
  8. Justin Hubner – bek
  9. Nathan Tjoe-A-On – bek
  10. Dean James – bek kiri
  11. Calvin Verdonk – bek kiri
  12. Joey Pelupessy – gelandang
  13. Ole Romeny – penyerang sayap
  14. Miliano Jonathans – penyerang sayap
  15. Luke Vickery – penyerang

Penting untuk digarisbawahi, daftar ini masih berupa potensi dan bukan skuad final. Pemanggilan resmi tetap menjadi kewenangan pelatih John Herdman, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kondisi kebugaran, performa, dan situasi di klub masing-masing pemain menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.

Nama-nama seperti Maarten Paes, Jay Idzes, Kevin Diks, Mees Hilgers, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, dan Ole Romeny adalah beberapa pemain yang sebelumnya sudah pernah dikaitkan atau menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Sementara Emil Audero, Dean James, Joey Pelupessy, Miliano Jonathans, Matthew Baker, Elkan Baggott, dan Luke Vickery menambah daftar pemain potensial yang bisa membuat Timnas Indonesia semakin kuat di FIFA ASEAN Cup 2026.

Berita Pilihan :  Vinicius Jr Resmi Perpanjang Kontrak di Real Madrid Hingga 2032

Keuntungan Status FIFA Matchday di FIFA ASEAN Cup 2026

Status sebagai turnamen yang masuk kalender FIFA Matchday menjadi keuntungan signifikan bagi Timnas Indonesia dalam persiapan FIFA ASEAN Cup 2026. Berbeda dengan turnamen non-FIFA seperti Piala AFF, klub memiliki kewajiban untuk melepas pemain mereka ke tim nasional. Hal ini mempermudah pelatih John Herdman untuk memanggil pemain-pemain terbaik yang berkarier di liga-liga Eropa.

Erick Thohir menjelaskan bahwa penempatan turnamen dalam kalender FIFA membuat Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk menghadirkan pemain terbaiknya. Artinya, pemain yang sedang menjalani musim bersama klub Eropa berpeluang meninggalkan klub sementara waktu untuk memenuhi panggilan negara, selama memenuhi persyaratan dan tidak terkendala cedera. Ini akan menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Perubahan Lawan di FIFA ASEAN Cup 2026

Dalam hasil undian sebelumnya, Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan India. Namun, komposisi grup ini mengalami perubahan signifikan menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.

Pada Kamis, 13 Agustus 2026, All India Football Federation (AIFF) mengonfirmasi India mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan ini diambil karena jadwal turnamen berbenturan dengan pertandingan persahabatan melawan Brasil pada Oktober. Penyelenggara kini dilaporkan sedang mempertimbangkan Bangladesh sebagai pengganti India, sehingga susunan grup dan lawan Indonesia masih dapat berubah.

Momentum Kebangkitan Timnas Indonesia

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman untuk memperbaiki performa dan meraih prestasi. Skuad Garuda sebelumnya gagal melangkah lebih jauh pada ASEAN Hyundai Cup 2026. Dengan potensi kembalinya sejumlah pemain diaspora, Indonesia memiliki kesempatan untuk menampilkan komposisi yang lebih kuat dan kompetitif.

Namun, status sebagai pemain diaspora tidak otomatis menjamin mereka masuk skuad final. John Herdman tetap harus menentukan pemain berdasarkan kebutuhan tim, performa terkini, kondisi kebugaran, serta perkembangan masing-masing pemain menjelang pemusatan latihan. Dengan kata lain, 15 nama tersebut lebih tepat disebut sebagai kandidat atau pemain yang berpeluang dipanggil, bukan 15 pemain yang sudah resmi dipastikan memperkuat Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026.

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada periode September-Oktober 2026. Indonesia menjadi salah satu tuan rumah dan memiliki peluang tampil dengan kekuatan terbaik karena turnamen berlangsung dalam kalender FIFA. Bagi suporter Garuda, pertanyaan besarnya kini bukan lagi sekadar siapa yang dipanggil, tetapi seberapa lengkap skuad terbaik Indonesia ketika FIFA ASEAN Cup 2026 benar-benar dimulai.

Dan jika para pemain diaspora tersebut benar-benar hadir, duel berikutnya melawan Singapura berpotensi menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk melakukan rematch dengan kekuatan yang jauh lebih lengkap, sekaligus menjadi penanda kebangkitan Timnas Indonesia di kancah regional.

Pos terkait