Wagub Reny Minta Pusat Perkuat Layanan Kesehatan Sulteng

  • Whatsapp
Reny A. Lamadjido, meminta dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan, pemerataan dokter spesialis, serta percepatan penanganan stunting di Sulawesi Tengah. (Foto;Ist)

PALU,BULLETIN.ID- Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido,  meminta dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan, pemerataan dokter spesialis, serta percepatan penanganan stunting di Sulawesi Tengah.

Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (9/10/26).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan sejumlah tantangan pembangunan kesehatan, di antaranya keterbatasan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan yang belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan daerah.

Ia mengungkapkan, Sulawesi Tengah memiliki sekitar 220 puskesmas, sebagian di antaranya merupakan bangunan lama yang membutuhkan renovasi agar memenuhi standar pelayanan kesehatan

“Kami berharap DAK ke depan dapat mengakomodasi kebutuhan renovasi puskesmas, karena sebagian bangunan sudah berusia puluhan tahun dan membutuhkan perbaikan,” ujarnya.

Selain puskesmas, peningkatan sarana dan prasarana rumah sakit juga menjadi perhatian, khususnya dalam pemenuhan standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) serta penguatan layanan prioritas kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi di RSUD Undata.

Wakil Gubernur juga menyoroti keterbatasan dan belum meratanya dokter spesialis. Pemerintah provinsi telah mengupayakan pendidikan dokter spesialis melalui dukungan Kementerian Kesehatan dan program Berani Cerdas. Saat ini, program pendidikan spesialis bidang penyakit dalam dan bedah telah menerima empat peserta.

Terkait penanganan stunting, Wagub mengusulkan optimalisasi aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) untuk memantau pertumbuhan anak secara rutin setiap bulan. Menurutnya, pemantauan berkelanjutan dan penguatan peran kader posyandu penting untuk mendukung intervensi gizi yang lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, dr. Gigi Puti Sari, menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan menyerap aspirasi daerah sekaligus mengawasi pelaksanaan program pemerintah di bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial.

Berita Pilihan :  Polda Sulteng Kerahkan 249 Personel dalam Operasi Narkoba di Tatanga

Komisi IX juga mendorong penguatan fasilitas kesehatan, pemerataan tenaga medis, serta perluasan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat dan pekerja di Sulawesi Tengah

Wagub Reny berharap kunjungan tersebut menghasilkan rekomendasi konkret dan dukungan kebijakan dari pemerintah pusat agar pelayanan kesehatan di Sulawesi Tengah semakin merata dan berkualitas.

Pos terkait