Polda Sulteng Kerahkan 249 Personel dalam Operasi Narkoba di Tatanga

  • Whatsapp
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah memimpin operasi pemberantasan narkoba di Kelurahan Tatanga, Kota Palu, Jumat (9/10/2026). (Foto:Dok)

PALU, BULLETIN.ID  – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah memimpin operasi pemberantasan narkoba di Kelurahan Tatanga, Kota Palu, Jumat (9/10/2026).

Operasi serentak yang berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia ini merupakan atensi langsung Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yang diteruskan kepada Kapolda Sulteng Irjen Pol Rizal Irawan.

Sebanyak 249 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini. Mereka terdiri dari personel Ditresnarkoba Polda Sulteng, Satuan Brimob Polda Sulteng, Polresta Palu, serta personel dari Badan Narkotika Nasional  (BNN) Sulteng.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sulteng, Kombes Pol Pribadi Sembiring yang memimpin langsung operasi ini menjelaskan, pemberantasan narkoba di Sulawesi Tengah akan terus dilakukan hingga benar-benar bersih dari penyalahgunaan dan peredaran barang terlarang tersebut.

“Operasi ini akan terus berlangsung di Sulteng. Sampai penyalagunaan dan peredarannya tidak ada lagi,” tegasnya seusai operasi.

Menurut Sembiring, operasi hari ini berlangsung serentak di sejumlah wilayah Indonesia. Dan di Sulteng operasi difokuskan di Kelurahan Tatanga, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

“Ini operasi skala nasional yang diperintahkan langsung Presiden ke Kapolri dan ditindaklanjuti oleh Kapolda Sulteng,” ungkapnya.

Amankan Pengguna dan Barang Bukti.

Sembiring menjelaskan, pelibatan personel gabungan bagian dari komitmen bersama lintas lembaga untuk memberantas penyalagunaan dan peredaran barang haram tersebut di Sulteng.

“Dalam operasi hari ini kami mengamankan sejumlah barang bukti seperti alat yang digunakan untuk mengisap narkoba jenis sabu-sabu, beberapa senjata tajam, dan senapan angin,” ujarnya.

Selain barang bukti, personel gabungan juga mengamankan tiga orang di lokasi operasi.

“Setelah dilakukan test urin, dua orang positif dan langsung direhab oleh BNNP. Sedangkan satu orang lainnya negatif kami kembalikan kepada keluarganya,” papar Sembiring.

Berita Pilihan :  HUT ke-81 TNI, Anwar Hafid Tegaskan TNI dan Pemprov Sulteng Bersinergi Hadir untuk Rakyat

Ia mengingatkan generasi muda agar tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun. Menurut Sembiring, banyak kasus penyalahgunaan narkoba bermula dari rasa penasaran yang kemudian berujung pada ketergantungan dan hilangnya masa depan.

OIeh katena itu, dirinya mengimbau, masyarakat segera melaporkan setiap indikasi peredaran narkoba kepada pihak berwenang. Kepolisian menjamin kerahasiaan identitas pelapor

“Perang melawan narkoba adalah tugas kita bersama. Mari menjaga keluarga, lingkungan, dan generasi muda dari ancaman narkotika demi masa depan Sulawesi Tengah yang lebih baik,” pungkas Sembiring. (*)

Pos terkait