PALU, BULLETIN.ID – Target pengumpulan 500 kantong darah dalam aksi donor darah serentak Partai Demokrat di Sulawesi Tengah belum tercapai. Dari ratusan orang yang mendaftar, hanya 242 kantong darah berhasil dikumpulkan, terdiri atas 230 kantong dari kegiatan DPD Partai Demokrat Sulteng di Palu dan 12 kantong dari DPC Partai Demokrat Morowali.
Ketua panitia donor darah DPD Partai Demokrat Sulteng, Andi Jumriah Hamka, mengatakan sebagian pendaftar tidak dapat mendonorkan darah karena hasil pemeriksaan kesehatan tidak memenuhi persyaratan, antara lain tekanan darah tinggi dan kadar hemoglobin (HB) yang rendah.
“Donor darah DPD Partai Demokrat Sulteng hari ini hanya dapat 230 kantong darah dari yang direncanakan 500 kantong sesuai pendaftar. Sebab, sebagian pendonor mengalami gangguan kesehatan sehingga tidak dapat diambil darahnya untuk didonorkan kepada orang lain,” kata Andi Jumriah, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat itu berakhir pada Rabu siang. Pelaksanaannya merupakan bagian dari gerakan donor darah serentak bertajuk Sumbangkan Darah untuk Negeriberdasarkan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
Capaian 242 kantong tersebut masih di bawah target awal 500 kantong. Padahal, panitia memperkirakan jumlah pendaftar mencapai lebih dari 500 orang.
Koordinator pengambilan darah, dr. Natsir, sebelumnya memperkirakan jumlah darah yang terkumpul maksimal sekitar 200 kantong, meskipun target panitia mencapai 500 kantong. Hasil akhir kegiatan DPD dan DPC Morowali kemudian mencapai total 242 kantong.
Tidak semua orang yang mendaftar donor darah dapat langsung mendonorkan darahnya. Calon pendonor harus menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi persyaratan dan proses donor aman bagi pendonor maupun penerima darah.
Dalam kegiatan di Sekretariat DPD Partai Demokrat Sulteng, Jalan Dr. Soetomo, Palu, panitia menyiapkan fasilitas pengambilan darah di dalam ruangan sekretariat dan bus donor darah.
Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng yang juga Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, turut mendonorkan darahnya bersama istrinya, Sry Nirwanti Bahasuan. Keduanya hadir di lokasi sekitar pukul 09.46 WITA dan mengikuti prosedur pemeriksaan sebagaimana pendonor lainnya.
Anwar mengapresiasi masyarakat, khususnya warga Kota Palu, yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Donor darah ini selain bikin sehat kita juga membantu sesama manusia yang membutuhkan darah. Donor darah Partai Demokrat ini untuk kemanusiaan,” ujar Anwar.
Selain mengumpulkan darah, DPD Partai Demokrat Sulteng menyiapkan 500 paket sembako, susu, dan nasi kotak bagi masyarakat, kader, serta simpatisan yang hadir. Paket tersebut juga diberikan kepada warga yang tidak dapat mendonorkan darah karena alasan kesehatan.
Program donor darah serentak ini melibatkan pengurus DPD dan DPC, anggota fraksi Partai Demokrat di DPRD, organisasi sayap, kader, relawan, simpatisan, serta masyarakat umum. Pelaksanaannya bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) atau tenaga kesehatan setempat.
DPP Partai Demokrat mengharapkan kegiatan tersebut membantu ketersediaan stok darah sekaligus menjadi bagian dari peringatan 25 tahun perjalanan partai.
Meski target 500 kantong belum tercapai, terkumpulnya 242 kantong darah menjadi hasil nyata kegiatan kemanusiaan tersebut. Ketersediaan darah selanjutnya perlu dikelola dan disalurkan melalui layanan transfusi darah sesuai kebutuhan pasien dan prosedur yang berlaku.






