TMMD Poso Rehabilitasi Rumah Warga, Pondasi Hunian Layak Mulai Dibangun

  • Whatsapp
Rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Arianto di Desa Soe, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, mulai memasuki tahap pembangunan pondasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan Kodim 1307/Poso, Senin (19/10/2026). (Foto:Ist)

POSO,BULLETIN.ID  — Rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Arianto di Desa Soe, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, mulai memasuki tahap pembangunan pondasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan Kodim 1307/Poso, Senin (19/10/2026).

Pembangunan tersebut menjadi salah satu upaya program TMMD Wilayah Kodam XXIII/Palaka Wira dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman. Dalam pengerjaannya, prajurit TNI bersama warga setempat bergotong royong menyelesaikan pembangunan pondasi rumah.

Tahap pondasi menjadi bagian penting dalam rehabilitasi rumah karena menentukan kekuatan bangunan sebelum pekerjaan berlanjut ke tahap berikutnya. Melalui pengerjaan bersama, TNI dan masyarakat berupaya mempercepat proses pembangunan agar rumah tersebut dapat segera ditingkatkan kelayakannya.

Komandan Kodim 1307/Poso, Letkol Arm Edi Yulian Budoargo, menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Semangat gotong royong yang tumbuh dalam pengerjaan RTLH menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial dan kebersamaan di tingkat Desa” Kata Letkol Arm Edi Yulian Budoargo, 

Melalui TMMD ke-130, Kodam XXIII/Palaka Wira mendorong sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah sasaran.

Program ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, yang menekankan pentingnya pembangunan dari tingkat desa melalui kerja sama lintas unsur.

Rehabilitasi rumah Arianto menjadi salah satu kegiatan fisik dalam program tersebut. Namun, manfaat pembangunan tidak hanya ditentukan oleh selesainya pekerjaan, melainkan juga oleh peningkatan kualitas hunian yang dapat dirasakan langsung oleh penerima bantuan.

Berita Pilihan :  Kebakaran Lahan Perkebunan di Parimo, Enam Hektare Terdampak

Dengan demikian, keberhasilan program TMMD perlu dilihat dari manfaat nyata yang dihasilkan bagi masyarakat, termasuk sejauh mana rumah yang direhabilitasi dapat memenuhi kebutuhan dasar penghuninya akan tempat tinggal yang layak.

Pos terkait