Cuaca Buruk, Nelayan Hilang di Perairan Batusuya

  • Whatsapp
Cuaca Buruk, Nelayan Hilang di Perairan Batusuya, Tim sar lakukan pencarian Selasa (4/11) siang. Foto:Dok Basarnas

DONGGALA, BULLETIN.ID – Seorang nelayan bernama Aldo (33) dilaporkan hilang setelah terjatuh dari kapal saat memancing di perairan Desa Batusuya, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Selasa (4/11) siang.

Kepala Desa Batusuya melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu pada pukul 13.12 Wita. Berdasarkan keterangan awal, korban diduga terjatuh ke laut akibat cuaca buruk saat tengah memancing bersama sejumlah rekan nelayan.

Upaya pencarian sempat dilakukan oleh nelayan dan warga sekitar, namun hingga kini korban belum ditemukan. Menindaklanjuti laporan itu, pada pukul 13.30 Wita, Tim Rescue Basarnas Palu segera bergerak ke lokasi menggunakan KN SAR RB 409 dan Rescue Car untuk melakukan operasi pencarian.

“Tim SAR gabungan saat ini tengah melakukan penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat dengan memperhatikan kondisi cuaca dan arus laut. Kami juga terus berkoordinasi dengan nelayan dan aparat setempat untuk memperluas area pencarian,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., Selasa sore.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini meliputi Basarnas Palu, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa Batusuya, serta nelayan setempat. Tim juga membawa sejumlah peralatan seperti perahu karet, perlengkapan komunikasi, peralatan medis, dan alat evakuasi.

Menurut data BMKG, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin 2–11 knot dan tinggi gelombang 0,5–1,25 meter dengan arah angin dari tenggara.

Titik lokasi kejadian berada di koordinat 0°24’50.83″S – 119°45’36.25″E, berjarak sekitar 57 kilometer arah barat laut dari Kantor Basarnas Palu dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit.

Berita Pilihan :  Gubernur Anwar Hafid dan PGP Teken MoU, Lapangan Golf Siap Dikembangkan

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian, dan operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran laut.

Pos terkait