PALU,BULLETIN.ID — Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan kapal Nazila 05 dalam kondisi selamat setelah kapal tersebut dilaporkan tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan bahwa operasi SAR memasuki hari kedua pada Selasa (31/3/2026) dengan hasil menggembirakan, yakni seluruh 21 anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Peristiwa bermula pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIT, saat Kapal Nazila 05 bertolak dari Pulau Taliabu menuju Desa Kema, Sulawesi Utara. Namun, pada Senin dini hari (30/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIT, nahkoda melaporkan kapal mengalami patah haluan akibat cuaca buruk.
Tak lama berselang, sekitar pukul 04.00 WIT, kapal dilaporkan tenggelam. Seluruh ABK kemudian melakukan evakuasi mandiri menggunakan long boat.
Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR mengerahkan KN SAR Bhisma dan RB 216 Gorontalo untuk menyisir area yang diduga menjadi lokasi korban. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan penjaga rakit di perairan Bolaang Mongondow Selatan untuk mempersempit titik pencarian.
Hasilnya, pada pukul 08.24 WITA, tim SAR berhasil menemukan seluruh korban di koordinat sekitar 16 mil laut dari lokasi kejadian. Selanjutnya, para korban dievakuasi ke RB 216 Gorontalo dan dibawa menuju Pelabuhan Pelindo Gorontalo.
“Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat, sehingga operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” ujar Rizal.
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain kru KN SAR Bhisma, rescuer Pos SAR Luwuk, kru RB 216 Gorontalo, serta ABK KM Nazila 04, dengan dukungan berbagai peralatan navigasi dan komunikasi.
Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti respons cepat dan sinergi tim SAR dalam menangani kecelakaan laut, meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak bersahabat.






