PALU, BULLETIN – Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menanam 6.000 bibit tomat secara simbolis di Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, pada Senin, 27 Juli 2026. Aksi Wakil Wali Kota Palu tanam tomat ini merupakan bagian dari program Palu MAPAN yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan masyarakat serta menjaga stabilitas harga komoditas di Kota Palu.
Kegiatan penanaman bibit tomat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lurah Kawatuna, para penyuluh pertanian, kelompok tani, serta pihak terkait lainnya. Inisiatif tanam tomat ini diharapkan dapat meningkatkan produksi lokal dan turut menstabilkan pasokan pangan.
“Hari ini saya berada di Kawatuna bersama Pak Lurah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, para penyuluh, serta ibu-ibu dan para petani di sini. Ini luar biasa, apalagi petaninya didominasi kalangan milenial yang sedang mengelola lahan tidur di wilayah Kelurahan Kawatuna,” kata Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin.
Wakil Wali Kota Imelda dalam kesempatan tersebut mengapresiasi semangat para petani di Kelurahan Kawatuna yang berhasil mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif. Pemanfaatan lahan ini didukung penuh oleh pemilik lahan yang memberikan izin agar area tersebut dapat ditanami berbagai komoditas hortikultura.
“Alhamdulillah, pemilik lahan mengizinkan untuk ditanami beberapa jenis tanaman, seperti tomat dan cabai. Khusus tomat, luas lahannya sekitar setengah hektare dengan kurang lebih 6.000 pohon yang ditanam hari ini,” ungkap Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin.
Wakil Wali Kota Imelda berharap hasil panen dari upaya tanam tomat ini nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi para petani. Selain itu, diharapkan juga dapat mendukung kebutuhan pangan masyarakat Kota Palu secara keseluruhan.
“Insyaallah ini akan berdampak baik bagi petani maupun masyarakat sekitar. Bagi kami Pemerintah Kota Palu, Program Palu MAPAN atau Kelurahan Menanam ini terus berjalan dengan baik. Kita lihat hasil panennya dua bulan dari sekarang. Insyaallah, melalui upaya seperti ini inflasi di Kota Palu dapat terus terjaga dengan baik,” tambah Wakil Wali Kota.
Pemerintah Kota Palu terus mendorong pemanfaatan lahan-lahan yang belum produktif menjadi sentra pertanian melalui Program Palu MAPAN. Selain meningkatkan produksi pangan lokal, program ini juga menjadi salah satu strategi pengendalian inflasi daerah dengan memastikan ketersediaan komoditas pangan strategis, khususnya cabai dan tomat, tetap terjaga sepanjang tahun.






