Karhutla Tojo Una-Una Meluas, Tiga Hektare Lahan Hangus Terbakar

  • Whatsapp
Karhutla Tojo Una-Una

TOJO UNA-UNA, BULLETIN – Peristiwa Karhutla Tojo Una-Una meluas, menghanguskan sekitar tiga hektare lahan di Desa Tampanombo, Kecamatan Ulubongka, pada Kamis (30/7). Kondisi cuaca kering ekstrem di Sulawesi Tengah disebut menjadi pemicu utama kebakaran ini.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una melaporkan, kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pukul 12.45 WITA. Meskipun tidak ada korban jiwa atau warga yang mengungsi, dampak Karhutla Tojo Una-Una ini cukup signifikan pada area hutan dan lahan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, kondisi atmosfer di Sulawesi Tengah saat ini didominasi udara kering. Fenomena ini terjadi karena tidak ada gelombang atmosfer aktif yang mampu meningkatkan kandungan uap air, sehingga cuaca cerah lebih dominan dan meningkatkan risiko terjadinya karhutla.

“Udara di wilayah Sulawesi Tengah cenderung kering sehingga berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama di daerah yang memiliki vegetasi mudah terbakar,” kata BMKG dalam analisis sementaranya.

BMKG sebelumnya telah menerbitkan peringatan dini cuaca pada 30 Juli pukul 01.20 WITA dan 15.50 WITA. Peringatan tersebut menyebut status waspada untuk sejumlah daerah, di antaranya Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Poso, serta Tojo Una-Una dan Banggai.

Untuk tanggal 31 Juli, status waspada masih berlaku di Kabupaten Banggai. Sementara itu, pada 1 Agustus, potensi cuaca pemicu bencana hidrometeorologi diperkirakan terjadi di Kabupaten Donggala dan Tojo Una-Una.

Informasi peringatan dini ini telah didistribusikan secara luas oleh BMKG kepada BPBD, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan melalui sistem diseminasi resmi.

Masyarakat, khususnya yang berada di kawasan rawan karhutla, diimbau oleh BMKG untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api dan terus memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web, media sosial @cuacasulteng, aplikasi Info BMKG, atau Call Center 196.

Berita Pilihan :  Penguatan LPPD Kota Palu 2026 Resmi Dibuka, Dorong Akuntabilitas Tata Kelola

Pos terkait