Shayne Pattynama: Kegagalan Timnas Jadi Motivasi di Persija Jakarta

  • Whatsapp
Shayne Pattynama Persija
Shayne Pattynama: Kegagalan Timnas Jadi Motivasi di Persija Jakarta. (Foto:Persija).

JAKARTA, BULLETIN – Shayne Pattynama membawa motivasi baru setelah kembali bergabung dengan Persija Jakarta dalam pemusatan latihan di Thailand, menjadikan kegagalan Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026 sebagai pelecut semangat.

Shayne Pattynama, bersama Rizky Ridho, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, dan Nadeo Argawinata, telah bergabung dalam training camp Persija di Bangkok. Keenam pemain ini mengikuti sesi latihan keenam pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Meskipun telah kembali ke klub, keenam pemain Timnas Indonesia tersebut tidak langsung menjalani menu latihan yang sama dengan pemain lainnya. Tim pelatih Persija Jakarta memberikan program khusus untuk membantu memulihkan kondisi fisik mereka setelah menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia.

Bagi Shayne Pattynama, kembali ke Persija menjadi momentum untuk segera mengalihkan perhatian dari hasil minor. Ia mengakui kegagalan Timnas Indonesia di fase grup ASEAN Championship 2026 mengecewakan, tetapi pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi tantangan berikutnya bersama Persija Jakarta.

“Selalu menyenangkan bisa kembali ke tim ini lagi. Kami mendapat jatah libur dua hari setelah dari tim nasional. Bagi saya, tentu saja mengecewakan karena kami harus gugur. Tapi, saya mendapatkan banyak menit bermain yang bagus di sana dan kami harus belajar dari situ. Namun, sekarang waktunya fokus kembali ke Persija, jadi saya senang bisa kembali,” kata Shayne Pattynama, dikutip dari situs resmi persija.

Setelah mendapat waktu istirahat, Shayne Pattynama mengaku telah mempersiapkan kondisi fisik dan mental sebelum kembali menjalani latihan intensif di Thailand. Ia menyadari program yang menanti bersama Persija Jakarta tidak akan ringan.

Berita Pilihan :  Persija Jakarta Matangkan Taktik di Bangkok, Siap Uji Coba Pra-Musim

Pengalaman bekerja bersama Shin Tae-yong sebelumnya juga menjadi modal bagi Shayne Pattynama untuk beradaptasi dengan program latihan dan sistem permainan yang diterapkan pelatih asal Korea Selatan tersebut di Persija.

“Kami harus bekerja keras. Akan ada banyak sesi latihan dan kerja keras. Jadi, saya siap bekerja keras lagi untuk memahami sistem permainan. Tentu saja saya sudah mengenal pelatih dari sebelumnya. Tapi, kami punya rekan-rekan tim baru, jadi harus saling mengenal dan bersiap untuk musim baru,” ujarnya.

Kembalinya enam pemain Timnas Indonesia membuat Persija memiliki kekuatan yang lebih lengkap dalam persiapan menghadapi musim baru. Bagi Shayne Pattynama, fase training camp di Thailand menjadi kesempatan untuk membangun kembali kekompakan tim sekaligus memahami lebih dalam sistem permainan yang diinginkan Shin Tae-yong, sembari meningkatkan performa individu di Persija Jakarta.

Dengan pengalaman dari tim nasional dan tantangan baru bersama Persija Jakarta, Shayne Pattynama kini memilih menatap ke depan. Kekecewaan di ASEAN Championship 2026 ingin ia jadikan dorongan untuk tampil lebih baik dan membantu Persija mempersiapkan diri menghadapi musim 2026/2027.

Pos terkait