NOTTINGHAM, BULLETIN – Debut Oliver Glasner sebagai pelatih Nottingham Forest berakhir dengan kekecewaan setelah timnya takluk 0-1 dari Leeds United dalam laga pembuka Premier League yang berlangsung dramatis di City Ground, Sabtu (22/08).
Gol telat dari Anton Stach pada menit ke-88 memastikan kemenangan tim tamu dan memberikan awal yang sulit bagi era baru di bawah kepemimpinan Glasner.
Nottingham Forest, yang bermain di kandang sendiri, sebenarnya menunjukkan penampilan yang cukup berimbang sepanjang pertandingan. Namun,dikutip dari BBC sport, satu kesalahan dan situasi bola mati kembali menjadi penentu hasil akhir ketika laga memasuki menit-menit krusial. Kekalahan ini menjadi pukulan awal bagi Oliver Glasner yang diharapkan membawa stabilitas ke dalam skuad Forest.
Oliver Glasner merupakan pelatih kelima Forest dalam kurun waktu kurang dari setahun. Ia mengambil alih posisi Vitor Pereira yang dipecat bulan lalu, meskipun Pereira sempat berhasil membawa Forest menjauh dari zona degradasi. Tekanan langsung menghampiri Glasner setelah hasil buruk di laga perdananya.
Pertandingan berjalan ketat sejak peluit kick-off dibunyikan, dengan kedua tim lebih banyak menciptakan peluang melalui situasi bola mati. Leeds sempat mencetak gol menjelang menit ke-30 melalui Harry Wilson, namun gol tersebut dianulir karena Wilson berada dalam posisi offside, menyelamatkan debut Oliver Glasner dari ketertinggalan lebih awal.
Forest kemudian meningkatkan intensitas serangan sebelum jeda. Jair Cunha nyaris membawa tuan rumah unggul setelah sundulannya dalam situasi kemelut di kotak penalti Leeds membentur tiang gawang. Memasuki babak kedua, Forest kembali memiliki peluang, kali ini melalui Igor Jesus yang sundulannya melebar.
Leeds baru benar-benar memberikan ancaman serius pada menit ke-70 ketika Tarik Muharemovic melepaskan sundulan keras yang memaksa kiper Forest, Matz Sels, melakukan penyelamatan gemilang. Pertandingan yang tampak akan berakhir tanpa gol berubah dramatis pada menit ke-88.
Anton Stach dilanggar oleh Nikola Milenkovic di posisi berbahaya, memberikan Leeds tendangan bebas. Stach sendiri yang mengambil tendangan bebas tersebut berhasil menaklukkan Sels di tiang dekat, memastikan kemenangan bagi Leeds dan merusak debut Oliver Glasner di Premier League.
Bagi Forest, kekalahan ini kembali menunjukkan bahwa proses membangun stabilitas membutuhkan waktu. Setelah musim 2025/2026 yang penuh gejolak dengan empat pergantian pelatih, klub berharap Oliver Glasner mampu menjadi sosok yang menghentikan turbulensi tersebut. Glasner datang dengan reputasi mentereng, setelah sebelumnya meraih Piala FA, Conference League, dan Community Shield bersama Crystal Palace.
Ia juga mendapatkan dukungan besar dari pemilik klub, Evangelos Marinakis, yang menyebut Glasner sebagai sosok pemenang. Namun, hasil laga ini membuat debut Oliver Glasner harus diwarnai kekalahan. Forest hanya finis di posisi ke-16 musim lalu dan membutuhkan peningkatan performa signifikan untuk musim ini.
Glasner menggunakan formasi tiga bek dalam laga debutnya, dengan Nikola Milenkovic, Murillo, dan Jair Cunha mengisi lini pertahanan. Ousmane Diomande belum menjalani debut dan diharapkan dapat memperkuat sektor belakang Forest. Di lini tengah, Xaver Schlager baru dimainkan selama 16 menit terakhir. Ibrahim Sangare dan James McAtee menjadi pilihan utama di lini tengah, menyusul kepergian Elliot Anderson ke Manchester City.
Forest masih diperkirakan akan melakukan aktivitas transfer sebelum bursa ditutup. Namun, hasil buruk di laga perdana membuat Oliver Glasner sadar bahwa waktu untuk menunjukkan perubahan tidak akan terlalu panjang. Menariknya, Forest dan Leeds akan kembali bertemu di City Ground pada Selasa (25/08/2026) pukul 20.00 BST dalam putaran kedua Carabao Cup. Laga tersebut akan menjadi kesempatan pertama bagi Glasner untuk membalas kekalahan sekaligus menunjukkan bahwa Forest mampu bangkit setelah awal musim yang mengecewakan di debut Oliver Glasner.
Sumber :BBC Sport






