Will Still Ungkap Alasan Mundur dari Lens: “Benar-Benar Kosong”

  • Whatsapp
Will Still Mundur dari Lens
ILUSTRASI

PARIS, BULLETIN – Will Still, mantan pelatih Lens yang kini menangani Auxerre, mengungkap alasan di balik keputusannya untuk meninggalkan klub Prancis tersebut setelah hanya satu musim. Ia mengaku mengalami kelelahan fisik dan mental yang luar biasa, diperparah kondisi kesehatan serius pasangannya, menjadi penyebab Will Still Mundur dari Lens.

Still ditunjuk sebagai pelatih Lens pada Juni 2024 menggantikan Franck Haise. Namun, kebersamaannya dengan klub yang bermarkas di Artois itu hanya berlangsung singkat. Pengakuan Will Still Mundur dari Lens menyoroti tekanan tinggi dalam dunia kepelatihan.

Keputusan Will Still Mundur dari Lens bukan semata persoalan sepak bola. Kondisi kesehatan pasangannya turut menjadi faktor utama yang mendorongnya kembali ke Inggris. Ia sempat melatih Southampton sebentar sebelum akhirnya berlabuh di Auxerre.

Dalam wawancara dengan Ligue 1+, Still untuk pertama kalinya berbicara terbuka mengenai kondisi yang dialaminya. “Setelah satu tahun di Lens, baik secara fisik maupun psikologis, saya benar-benar kosong. Tidak ada apa-apa lagi. Saya kelelahan, benar-benar terkuras,” kata Will Still dikutip dari situs asing footmercato.net.

Pengakuan Will Still Mundur dari Lens menggambarkan besarnya tekanan sebagai pelatih profesional. Still menyebut, masyarakat sering kali sulit memahami keputusan pelatih untuk beristirahat karena profesi itu dianggap impian. Namun, pengalaman pribadinya mengubah pandangan tersebut mengenai tekanan yang membuat Will Still Mundur dari Lens.

Still menyinggung sejumlah pelatih besar yang mengambil jeda dari sepak bola. “Saat Jürgen Klopp pensiun, atau ketika seorang pelatih mengatakan ingin mengambil cuti selama setahun, orang-orang dari luar mungkin berpikir, ‘Apa yang kamu bicarakan? Kamu melakukan pekerjaan terbaik di dunia, bagaimana bisa lelah?’ Sekarang saya mengerti,” ujarnya.

Berita Pilihan :  Jay Idzes Absen, Sassuolo Tetap Gasak Cesena 3-0 di Copa Italia

Setelah Will Still Mundur dari Lens, ia mengambil waktu sekitar tujuh hingga delapan bulan untuk menjauh dari hiruk-pikuk sepak bola. Masa jeda tersebut digunakan untuk memulihkan diri dan memberikan perhatian lebih kepada keluarga.

“Saya tidak melakukan apa-apa selama tujuh atau delapan bulan. Saya punya waktu untuk merawat diri sendiri, keluarga, dan menghabiskan waktu bersama mereka,” tutur Will Still. Keputusan untuk berhenti sementara menjadi penting baginya untuk kembali menemukan keseimbangan.

Kisah Will Still Mundur dari Lens menunjukkan sisi lain dari dunia sepak bola profesional yang kerap tak terlihat. Di balik pertandingan, hasil, strategi, dan tekanan, terdapat kehidupan pribadi yang juga membutuhkan perhatian serius.

Kini, Still kembali ke pinggir lapangan bersama Auxerre. Pengalaman berat yang dilewatinya di Lens menjadi bagian dari perjalanan karier sekaligus pengingat bahwa bahkan mereka di level tertinggi sepak bola pun membutuhkan waktu untuk berhenti, memulihkan diri, dan menjaga kehidupan di luar lapangan.

Pos terkait