Shin Tae-yong Soroti Hubungan Persija dan The Jakmania: Klub Tak Bisa Pisah!

  • Whatsapp
Hubungan Persija dan The Jakmania
Shin Tae-yong Soroti Hubungan Persija dan The Jakmania: Klub Tak Bisa Pisah!

JAKARTA, BULLETIN – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyoroti vitalnya Hubungan Persija dan The Jakmania sebagai fondasi klub yang tidak bisa dipisahkan dari suporter. Pernyataan ini muncul setelah adanya keputusan boikot laga uji coba internasional Persija Jakarta kontra Brisbane Roar oleh sebagian The Jakmania.

Boikot ini dipicu oleh belum adanya kesepahaman antara manajemen Persija dan The Jakmania mengenai harga tiket pertandingan. Shin Tae-yong, yang baru mengetahui persoalan ini, memilih untuk tidak memberikan penilaian lebih jauh terkait aksi boikot tersebut.

Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan tersebut menekankan pentingnya peran suporter bagi keberlangsungan sebuah klub. “Jakmania adalah suporter yang selalu datang memberikan dukungan agar tim Jakarta kami ini bisa sukses,” kata Shin dalam konferensi pers di JIS, Jumat, 28 Agustus 2026.

Shin Tae-yong menganggap persoalan antara manajemen dan suporter tidak seharusnya merusak Hubungan Persija dan The Jakmania yang fundamental. Ia menegaskan bahwa komunikasi dan hubungan baik sangat krusial demi kepentingan jangka panjang klub. “Bagaimanapun juga, saya percaya klub sepak bola ini ada dan abadi karena kehadiran para suporter,” tuturnya, menyoroti esensi keberadaan suporter.

Menurutnya, Hubungan Persija dan The Jakmania harus terus dijaga, terlepas dari perbedaan pandangan yang mungkin muncul. “Menurut saya hubungan baik dengan fans harus terus dijaga,” tambahnya. Pernyataan Shin ini menarik karena ia tidak memihak dalam polemik harga tiket, melainkan mengangkat isu yang lebih mendasar mengenai ikatan klub dan basis pendukungnya.

Aksi boikot The Jakmania tidak hanya memengaruhi atmosfer pertandingan melawan Brisbane Roar, tetapi juga menyoroti masalah komunikasi antara pengelola klub dan suporter. Bagi Persija, suporter bukan sekadar penonton; mereka adalah identitas klub dan pencipta atmosfer unik di stadion. Pentingnya Hubungan Persija dan The Jakmania ini harus diselesaikan melalui komunikasi dua arah.

Berita Pilihan :  Barcelona Tundukkan Athletic Bilbao 2-0, Start La Liga Makin Sempurna

Shin Tae-yong memilih untuk mengingatkan tentang pentingnya hubungan tersebut tanpa terlibat dalam polemik spesifik. Pesannya jelas: Persija membutuhkan The Jakmania, dan Hubungan Persija dan The Jakmania tidak boleh rusak hanya karena masalah yang seharusnya bisa dibicarakan. Kekuatan sebuah klub tidak hanya pada pemain dan pelatih, tetapi juga pada fondasi suporter yang setia.

Pos terkait