Austria Wien Tumbang di Kandang, WSG Tirol Curi Poin Lewat Bola Mati

  • Whatsapp
Austria Wien Tumbang

VIENNA, BULLETIN – Austria Wien tumbang di kandang sendiri setelah takluk 0-1 dari WSG Tirol dalam pertandingan Liga Austria yang berlangsung di Generali-Arena, Kamis (3/9/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Drew Murray pada menit ke-66 melalui situasi bola mati menjadi pembeda, membuat Austria Wien harus menelan kekalahan pahit dan gagal memaksimalkan peluang.

Kekalahan ini terasa semakin mengecewakan bagi Austria Wien, yang sebenarnya mampu memberikan perlawanan sepanjang pertandingan. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat berbagai peluang yang diperoleh gagal dikonversi menjadi gol, sehingga Austria Wien tumbang di hadapan pendukungnya.

Pelatih Austria Wien, Stephan Helm, melakukan enam perubahan dalam susunan pemain dibandingkan laga sebelumnya melawan Salzburg. Johannes Handl dan Jonas Feddersen masuk ke lini belakang, sementara Reinhold Ranftl dimainkan lebih ke depan di sisi kanan. Di lini tengah, Manfred Fischer dan Florian Wustinger dipercaya sebagai gelandang sentral. Vasilije Marković kemudian dimainkan lebih ofensif, sedangkan Taeseok Lee mengisi sektor kiri. Kelvin Boateng juga dipercaya sebagai salah satu tumpuan serangan. Sementara itu, WSG Tirol datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya menang telak 4-0 atas Austria Lustenau. Pelatih Philipp Semlic mempertahankan susunan pemain yang sama, menunjukkan kepercayaan diri tim tamu yang akhirnya membuat Austria Wien tumbang.

Pertandingan berlangsung relatif ketat sejak awal. Austria Wien berusaha mengambil kendali permainan, tetapi kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar mengancam gawang lawan. WSG Tirol justru memperoleh peluang berbahaya lebih dahulu. Nikolai Baden Frederiksen melepaskan tendangan bebas pada menit ke-10, tetapi bola masih melebar dari tiang kanan. Austria kemudian merespons melalui aksi Kelvin Boateng pada menit ke-23. Ia sempat mencetak peluang melalui tendangan salto, tetapi gol tidak akan disahkan karena sebelumnya terjadi handball.

Tekanan WSG kembali menghasilkan peluang pada menit ke-25. Marc Striednig menyambut bola hasil sepak pojok David Gugganig, tetapi tendangannya hanya membentur tiang. Kiper Austria Wien, Samuel Şahin-Radlinger, juga harus bekerja keras. Ia melakukan penyelamatan penting pada menit ke-36 setelah kesalahan dalam proses membangun serangan memberikan kesempatan kepada Baden Frederiksen. Austria baru mendapatkan peluang melalui Reinhold Ranftl pada menit ke-37. Menerima umpan Manfred Fischer, Ranftl melepaskan tembakan dari posisi menjanjikan, tetapi bola masih terlalu tepat mengarah ke kiper. Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol, dengan Austria Wien kesulitan menembus pertahanan lawan.

Austria Wien mencoba meningkatkan tekanan setelah jeda. Johannes Eggestein sempat mendapatkan peluang setelah menerima umpan silang Taeseok Lee, tetapi Marco Boras melakukan sapuan penting pada menit ke-52. Situasi serupa kembali terjadi semenit kemudian ketika bola silang Austria melintas di depan pemain kedua tim tanpa menghasilkan gol. Stephan Helm kemudian melakukan perubahan pada menit ke-59 dengan memasukkan Kang Hee Lee dan Julian Hettwer untuk menggantikan Florian Wustinger dan Kelvin Boateng.

Berita Pilihan :  Calhanoglu Sukses Jadi Senjata Jarak Jauh Inter Milan, Rahasianya Kerja Keras

Namun, justru WSG Tirol yang mampu memanfaatkan momentum. Pada menit ke-66, tim tamu mendapatkan sepak pojok. Situasi bola mati tersebut berujung pada gol Drew Murray yang berhasil mendorong bola melewati garis gawang, yang menjadi penyebab utama Austria Wien tumbang. Tertinggal 0-1, Helm kembali melakukan perubahan. Sanel Šaljić masuk menggantikan Feddersen dan Austria mengubah skema menjadi empat pemain bertahan untuk meningkatkan daya serang. Austria terus berusaha mencari gol penyama kedudukan. Ranftl mendapat peluang melalui umpan silang Taeseok Lee pada menit ke-77, tetapi sundulannya berhasil diamankan Hamzic.

Di sisi lain, WSG Tirol masih berbahaya melalui serangan balik. Olakigbe bahkan memiliki peluang memperbesar keunggulan pada menit ke-83 setelah menerima umpan Goiginger, tetapi gagal memanfaatkannya. Memasuki menit-menit akhir, Austria meningkatkan tekanan. Kang Hee Lee melepaskan tembakan yang masih melambung di atas mistar. Matteo Schablas kemudian dimasukkan pada menit ke-85 untuk menambah tenaga di lini serang. Austria bahkan mempertaruhkan kiper Samuel Şahin-Radlinger untuk ikut maju ketika memasuki masa tambahan waktu. Namun, upaya terakhir tersebut tetap tidak menghasilkan gol. Peluit panjang memastikan Austria Wien harus menerima kekalahan 0-1 dari WSG Tirol, mempertegas bahwa Austria Wien tumbang karena kurangnya efektivitas.

Hasil ini menunjukkan dua persoalan yang menjadi pembeda dalam laga tersebut: Austria gagal memaksimalkan peluang yang dimiliki, sementara WSG Tirol mampu memanfaatkan bola mati untuk mencetak satu-satunya gol pertandingan, sehingga membuat Austria Wien tumbang.

Austria Wien 0-1 WSG Tirol (0-0)

Gol: Drew Murray 66′.

Austria Wien: Samuel Şahin-Radlinger; Johannes Handl, Aleksandar Dragović, Jonas Feddersen (Sanel Šaljić 70′); Reinhold Ranftl, Florian Wustinger (Kang Hee Lee 59′), Manfred Fischer, Taeseok Lee; Vasilije Marković, Johannes Eggestein, Kelvin Boateng (Julian Hettwer 59′).

WSG Tirol: Hamzic; Drew Murray, Marco Boras, David Gugganig, Oswald; Satin, Marc Striednig; Balic (Taferner 59′), Goiginger (Celic 90′), Olakigbe (Gschösser 83′); Nikolai Baden Frederiksen (Hinterseer 83′).

Pertandingan berlangsung di Generali-Arena dan disaksikan 11.151 penonton. Wasit yang memimpin laga adalah Harald Lechner.

Pos terkait