Mendorong Tridharma Berbasis Digital, Mahasiswa UNISA Kembangkan SIMLITABMAS

  • Whatsapp
Mendorong Tridharma Berbasis Digital, Mahasiswa UNISA Kembangkan SIMLITABMAS. Foto:Ist

YOGYAKARTA, BULLETIN.ID- Tridharma Perguruan Tinggi tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga fondasi utama dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan praktik SIPPKES (Sistem Informasi Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan) yang diikuti mahasiswa S2 Kebidanan bersama mahasiswa IT Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta).

Selama enam hari pelaksanaan praktik pada 18–23 Mei 2026, mahasiswa terlibat langsung dalam proses pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SIMLITABMAS) di lingkungan UNISA Yogyakarta.

Kegiatan diawali dengan penyamaan persepsi bersama dosen pembimbing Program Studi Magister, Dr. Asri Hidayat, S.SiT., M.Keb., serta Basit Adhi Prabowo, S.T., M.T., selaku pembimbing lapangan. Lima mahasiswa IT turut bergabung dalam proyek kolaboratif lintas disiplin tersebut.

Melalui praktik ini, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa Tridharma Perguruan Tinggi tidak hanya sebatas konsep, tetapi harus diwujudkan melalui penelitian dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian dosen dinilai perlu selaras dengan bidang keilmuan dan diterapkan dalam proses pembelajaran agar mahasiswa memperoleh materi berbasis evidence dan perkembangan ilmu terkini.

Dalam mendukung pelaksanaan penelitian dan pengabdian, SIMLITABMAS memegang peran penting sebagai sistem pengelolaan administrasi penelitian dan pengabdian dosen. Selama praktik, mahasiswa melakukan wawancara dan observasi bersama koordinator pengembang aplikasi SIMLITABMAS dari Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) serta pengelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNISA Yogyakarta.

Dari hasil diskusi tersebut, mahasiswa melihat bahwa digitalisasi melalui SIMLITABMAS telah membantu proses pengajuan proposal, pelaporan kegiatan, hingga dokumentasi luaran penelitian menjadi lebih terstruktur dan efisien. Sistem ini dinilai mampu mendukung produktivitas dosen dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi.

Tidak hanya melakukan observasi, mahasiswa juga menyusun sejumlah rekomendasi pengembangan sistem bersama tim mahasiswa IT dalam bentuk mock up tampilan baru.

Berita Pilihan :  Indosat dan Nokia Bangun Fondasi Jaringan 5G-AI untuk Digital Indonesia

Beberapa rekomendasi yang diusulkan untuk membantu kemudahan antara lain penambahan menu pelaporan penelitian dan pengabdian yang mencakup penelitian eksternal, pengabdian internal, pengabdian eksternal, serta pengabdian insidental. Usulan tersebut diharapkan dapat membantu dokumentasi kegiatan dosen menjadi lebih lengkap dan terintegrasi.

Selain itu, mahasiswa juga merekomendasikan tampilan alur pengajuan proposal penelitian yang lebih visual dan informatif agar memudahkan dosen memahami tahapan administrasi secara menyeluruh.

Inovasi lainnya adalah digitalisasi klaim reward publikasi bagi dosen yang berhasil menghasilkan publikasi nasional maupun internasional bereputasi. Sistem tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah dosen.

Kegiatan praktik SIPPKES ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami bagaimana kolaborasi lintas disiplin mampu menghasilkan solusi nyata dalam pengembangan sistem pendidikan tinggi berbasis digital. Lebih dari sekadar praktik lapangan, kegiatan ini menunjukkan bahwa inovasi dan kolaborasi merupakan bagian penting dalam menghidupkan Tridharma Perguruan Tinggi di era modern.

Enam hari praktik ini mungkin singkat, tetapi meninggalkan pelajaran yang sangat mendalam. UNISA Yogyakarta telah menunjukkan langkah besar dalam penguatan Tridharma melalui pengunaan sistem SIMLITABMAS.

Oleh : Dr Asri ( Dosen prodi magister kebidanan, universitas Aisyiyah Yogyakarta)

Pos terkait