PALU,BULLETIN.ID – Jembatan III Palu ditutup sementara setelah diduga mengalami keretakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 yang mengguncang Kota Palu dan wilayah sekitarnya pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 11.27 WITA.
Penutupan dilakukan dari dua arah akses, yakni Jalan Kimaja dan Jalan Wahid Hasyim, sambil menunggu hasil pemeriksaan teknis terhadap kondisi struktur jembatan.
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, turun langsung meninjau proses identifikasi kerusakan di lokasi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini jembatan sekaligus memantau pemeriksaan yang dilakukan tim ahli pascagempa.
Menurut Imelda, langkah penutupan sementara diambil sebagai upaya mengutamakan keselamatan masyarakat hingga proses evaluasi teknis selesai dilakukan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh infrastruktur yang digunakan masyarakat berada dalam kondisi aman. Untuk sementara, kami meminta masyarakat memahami kebijakan penutupan jembatan ini hingga proses identifikasi dan evaluasi teknis selesai dilakukan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mematuhi arahan petugas di lapangan, termasuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Sementara itu, tim teknis masih melakukan kajian mendalam untuk mengetahui dampak gempa terhadap konstruksi Jembatan III Palu. Pemeriksaan mencakup struktur utama jembatan serta berbagai komponen pendukung guna memastikan tingkat keamanan bangunan.
Dalam peninjauan tersebut, Imelda didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, Ismayadin, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kota Palu, Mohammad Akhir Armansyah, serta sejumlah tenaga ahli yang melakukan identifikasi langsung di lapangan.
Pemerintah Kota Palu menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan hasil pemeriksaan kepada masyarakat secara berkala. Langkah penanganan selanjutnya akan ditentukan berdasarkan rekomendasi tim ahli untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.






