JAKARTA, BULLETIN – Samsung resmi memperkenalkan dua jam tangan pintar terbarunya, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9, di Jakarta. Perkenalan ini menandai kehadiran perangkat dengan peningkatan signifikan pada performa, daya tahan baterai, serta fitur kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk berbagai segmen pengguna.
Meskipun sama-sama mengusung platform Wear OS terbaru dan antarmuka One UI 9 Watch, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 dirancang untuk target pasar yang berbeda. Galaxy Watch Ultra2 difokuskan untuk pengguna aktif di luar ruangan dan olahraga ekstrem, sementara Galaxy Watch9 lebih cocok sebagai pendamping kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
Dari segi desain, Galaxy Watch Ultra2 hadir secara eksklusif dalam ukuran 47 mm dengan opsi warna Titanium Silver dan Titanium Gray. Perangkat ini memiliki dimensi 47,4 x 47,1 x 10,7 mm dan bobot 61,5 gram yang kokoh.
Berbeda dengan Ultra2, Galaxy Watch9 tersedia dalam dua ukuran, yaitu 44 mm dan 40 mm. Varian 44 mm tersedia dalam warna Graphite dan Silver, sedangkan model 40 mm hadir dengan pilihan Graphite dan Cream. Bobotnya juga lebih ringan, yaitu 34 gram untuk ukuran 44 mm dan 31,5 gram untuk ukuran 40 mm.
Pada sektor layar, Galaxy Watch Ultra2 dibekali panel Super AMOLED 1,52 inci beresolusi 498 x 498 piksel yang dilindungi kaca Sapphire Crystal. Layar pada Galaxy Watch Ultra2 ini mampu mencapai tingkat kecerahan 5.000 nits, membuatnya sangat nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung.
Galaxy Watch9 juga menggunakan layar Super AMOLED berlapis Sapphire Crystal, namun dengan ukuran 1,47 inci untuk model 44 mm dan 1,34 inci pada model 40 mm. Tingkat kecerahan maksimal layar Galaxy Watch9 mencapai 3.000 nits, tetap optimal untuk penggunaan harian.
Kedua smartwatch, baik Galaxy Watch Ultra2 maupun Galaxy Watch9, ditenagai oleh prosesor Qualcomm SDW6100. Chipset ini berbasis fabrikasi 3 nanometer dengan konfigurasi Penta-Core dan menjalankan sistem operasi Wear OS 7 yang dipadukan dengan antarmuka One UI 9 Watch.
Perbedaan krusial lainnya terletak pada kapasitas penyimpanan. Galaxy Watch Ultra2 dibekali RAM 2 GB dan memori internal 64 GB. Sementara itu, Galaxy Watch9 menawarkan RAM 2 GB dengan kapasitas penyimpanan 32 GB, menyesuaikan kebutuhan segmennya.
Samsung melengkapi Galaxy Watch Ultra2 dengan baterai berkapasitas 800 mAh, jauh lebih besar dibandingkan Galaxy Watch9. Model 44 mm dari Watch9 memiliki baterai 445 mAh, dan model 40 mm berkapasitas 390 mAh. Kedua perangkat mendukung pengisian daya nirkabel WPC, namun Ultra2 sudah mengusung teknologi High-Frequency Fast Charging.
Dari segi fitur kesehatan, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 sama-sama mengandalkan Samsung BioActive Sensor yang komprehensif. Sensor ini mencakup detak jantung optik, sinyal jantung elektrik, Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), sensor suhu tubuh, akselerometer, barometer, giroskop, sensor geomagnetik, serta sensor cahaya.
Untuk konektivitas, kedua perangkat mendukung LTE, Bluetooth 6.0, Wi-Fi dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz, NFC, serta GPS dual-frequency (L1+L5). Fitur-fitur ini memastikan koneksi yang stabil dan akurat di berbagai kondisi.
Perbedaan signifikan lain terdapat pada tingkat ketahanan. Galaxy Watch Ultra2 memiliki sertifikasi 10ATM, IP69K, MIL-STD-810H, dan EN13319, menjadikannya ideal untuk aktivitas ekstrem seperti menyelam. Sebaliknya, Galaxy Watch9 dilengkapi sertifikasi 5ATM, IP68, dan MIL-STD-810H, yang memadai untuk penggunaan sehari-hari dan olahraga ringan.
Samsung menyatakan bahwa kedua smartwatch kompatibel dengan smartphone Android 13 atau versi lebih baru yang memiliki RAM minimal 1,5 GB. Aktivasi perangkat dilakukan setelah terhubung dengan ponsel yang mendukung Google Mobile Services (GMS), dengan catatan kompatibilitas dapat bervariasi di setiap negara, operator seluler, atau merek perangkat.
Dengan seluruh spesifikasi tersebut, Galaxy Watch Ultra2 diposisikan sebagai smartwatch premium untuk pengguna yang membutuhkan daya tahan tinggi dan fitur olahraga profesional. Di sisi lain, Galaxy Watch9 menawarkan keseimbangan antara desain ringan, fitur kesehatan esensial, dan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.






