JAKARTA, BULLETIN – Isu mengenai ChatGPT down hari ini ramai diperbincangkan di tengah publik dan pencarian status layanan, namun hasil pantauan terbaru pada Sabtu, 25 Juli 2026, menunjukkan bahwa layanan kecerdasan buatan (AI) milik OpenAI tersebut belum terkonfirmasi mengalami gangguan global aktif. Berbagai sumber status publik justru melaporkan tidak mendeteksi adanya masalah pada layanan ChatGPT saat ini, berbeda dengan insiden sebelumnya.
Berdasarkan laporan terkini, pertanyaan seputar status layanan ChatGPT down memang meningkat, namun pengecekan pada halaman status pemantau pihak ketiga secara eksplisit menyatakan bahwa tidak ada masalah yang terdeteksi. Informasi yang tersedia per pertengahan Juli 2026 juga menegaskan hal serupa, menunjukkan bahwa operasional ChatGPT berjalan normal pada saat ini.
Perusahaan pengembangnya, OpenAI, melalui arsip insiden mereka, tidak mencatat adanya gangguan signifikan yang aktif terjadi pada 25 Juli 2026. Meskipun demikian, isu ChatGPT down pernah beberapa kali mewarnai pemberitaan, dengan gangguan yang berdampak pada fungsionalitas login dan ketersediaan percakapan.
Salah satu gangguan besar yang tercatat dalam arsip insiden OpenAI terjadi pada 3 Februari 2026. Insiden tersebut memengaruhi ketersediaan layanan di semua jenis paket ChatGPT, dari yang gratis hingga berbayar. Gangguan yang dilaporkan saat itu berlangsung mulai pukul 12:12 PM PST.
“On February 3, 2026, beginning at 12:12 PM PST, OpenAI experienced a significant service disruption that impacted login functionality and ChatGPT conversation availability,” kata arsip insiden OpenAI.
Selain itu, OpenAI juga pernah menghadapi beberapa insiden lain, seperti pada 10 Juli 2026 yang mencatat tingginya tingkat error pada Codex, ChatGPT, dan Responses API. Kemudian, pada 11 Juli 2026, sebagian pengguna iOS mengalami error 403 saat memuat atau menggunakan percakapan ChatGPT.
Laporan dari media Indonesia pada 15 Juli 2026 juga menyebutkan bahwa OpenAI mengonfirmasi gangguan login dan error intermiten, di mana sejumlah pengguna desktop dan mobile terdampak. Namun, laporan ini juga menyebutkan bahwa jumlah laporan pengguna di pemantau pihak ketiga hanya puluhan. Pada insiden lain, OpenAI bahkan pernah menyatakan sedang melakukan mitigasi terhadap pengguna yang mengalami respons kosong dari ChatGPT.
“Beberapa pengguna mungkin akan mengalami respons kosong dari ChatGPT di web. Kami sedang menerapkan mitigasi dan monitoring area untuk pemulihan,” kata laporan layanan OpenAI yang dikutip media.
Jadi, meskipun isu ChatGPT down sering menjadi perhatian, penting untuk selalu memverifikasi status layanan melalui sumber resmi. Hingga pantauan terakhir, tidak ada indikasi yang mengonfirmasi adanya gangguan global aktif pada layanan ChatGPT per 25 Juli 2026, melainkan hanya riwayat insiden yang telah diatasi atau dilaporkan sebelumnya.






