BUDAPEST, BULLETIN – Pembalap McLaren, Lando Norris, sukses mengamankan pole position perdananya musim ini pada sesi kualifikasi Grand Prix Hungaria, Sabtu 19/07. Hasil ini menempatkan Norris di posisi terdepan untuk membidik kemenangan pertamanya sebagai juara dunia di sirkuit Hungaroring.
Pembalap asal Inggris itu menekankan bahwa hasil kualifikasi saja belum menjamin kemenangan. Norris mengungkapkan fokus utamanya adalah mempertahankan performa balapan dan menghindari kesalahan strategi, seperti yang terjadi di Grand Prix Miami. Ia tidak ingin momentum Lando Norris Pole Position Hungaria ini terbuang sia-sia.
“Anda tidak bisa hanya mengandalkan satu hasil bagus di kualifikasi. Saya membutuhkan balapan yang bagus besok,” kata Lando Norris.
Norris berharap performa positif ini menjadi modal berharga sebelum jeda musim panas Formula 1. Ia menyoroti kerja keras tim McLaren yang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Ini membuktikan bahwa Lando Norris Pole Position Hungaria bukan kebetulan, melainkan hasil kerja keras tim.
“Setelah ini kami memasuki jeda musim panas. Setelah kembali nanti, kami harus mampu mengulang performa seperti ini beberapa kali lagi. Kami telah bekerja keras. Kami tahu sempat tertinggal dari para pesaing, tetapi kami terus menunjukkan perkembangan dan hasil hari ini menjadi buktinya,” tambah Lando Norris.
Perhatian awal akhir pekan Grand Prix Hungaria memang banyak tertuju pada Aston Martin dengan paket pembaruan mobil mereka. Namun, pembaruan mobil MCL39 McLaren terbukti efektif membawa Norris merebut pole position di Hungaria, bahkan melampaui ekspektasi.
Andrea Stella, Kepala Tim McLaren, menyatakan kepuasannya atas perkembangan tim. Menurutnya, keberhasilan meraih pole position Lando Norris di Hungaria tidak hanya karena eksekusi sempurna McLaren, tetapi juga dipengaruhi performa Ferrari dan Mercedes yang belum maksimal.
Sebelum balapan di Hungaria, Ferrari diprediksi kuat merebut pole position karena karakteristik Sirkuit Hungaroring yang cocok dengan keunggulan mobil mereka di tikungan. Namun, tim kuda jingkrak gagal memaksimalkan peluang tersebut.
Lewis Hamilton sempat menjadi yang tercepat namun gagal memperbaiki catatan waktu lap penentu. Steward bahkan menjatuhkan hukuman turun tiga posisi di grid start kepada Hamilton karena dianggap menghalangi pembalap McLaren, Oscar Piastri. Ini menambah daftar tantangan setelah Lando Norris Pole Position Hungaria.
“Insiden tersebut merupakan kesalahan tim karena terlambat memberikan informasi kepada Hamilton mengenai posisi Piastri,” kata Frederic Vasseur, Bos Ferrari.
Usai kualifikasi, Hamilton menyampaikan kekecewaannya di media sosial. Ia merasa performa mobil sudah baik, namun hasil akhir seringkali tidak sesuai harapan, terutama saat melihat Lando Norris Pole Position Hungaria.
“Terkadang Anda memang tidak mendapatkan keberuntungan. Ini menjadi akhir pekan lain ketika saya merasa tampil baik di setiap sesi, tetapi semuanya berakhir mengecewakan,” tulis Lewis Hamilton.
Hamilton juga menyinggung rentetan hukuman yang ia terima dalam tiga seri terakhir. “Setelah menerima tiga penalti dalam tiga akhir pekan, memang semakin sulit mempertahankan optimisme,” ungkap Lewis Hamilton.
Meskipun demikian, pembalap berusia 41 tahun itu bertekad tidak larut dalam kekecewaan. Ia tetap yakin Ferrari memiliki kecepatan untuk bersaing memperebutkan hasil maksimal pada balapan Grand Prix Hungaria, meskipun posisi startnya kurang ideal berkat Lando Norris Pole Position Hungaria.






