Facebook Kini Makin Cerdas dengan AI

  • Whatsapp
Fitur AI Facebook

JAKARTA, BULLETIN – Meta baru-baru ini memperluas berbagai fitur AI Facebook, mengubah cara pengguna mencari informasi, membuat konten, hingga berinteraksi di platform media sosial tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dalam pengalaman pengguna.

Salah satu pembaruan signifikan adalah kehadiran AI Mode di fitur pencarian Facebook. Mode ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari. Selanjutnya, Meta AI akan menyusun jawaban berdasarkan informasi dan diskusi publik yang tersebar di Facebook, termasuk dari Grup, Reels, hingga unggahan publik lainnya.

Teknologi pencarian ini dirancang agar pengguna tidak hanya menemukan informasi, tetapi juga memperoleh rangkuman yang lebih mudah dipahami berdasarkan pengalaman dan percakapan komunitas. Ini menjadi bagian penting dari pengembangan fitur AI Facebook secara menyeluruh.

Selain kemampuan pencarian, Meta juga menambahkan beragam fitur AI untuk membantu proses pembuatan konten. Pengguna kini dapat memanfaatkan AI untuk menghasilkan ide unggahan, menyunting foto dan video secara otomatis, serta memperoleh rekomendasi konten siap bagikan ke Stories maupun Reels.

Fitur tersebut mencakup saran berbagi foto dari galeri ponsel yang bersifat opsional atau ‘opt-in’. Dengan demikian, pengguna memiliki kendali penuh untuk mengaktifkan maupun menonaktifkan fitur tersebut demi menjaga privasi data pribadi mereka.

Tak hanya itu, Meta juga memperkuat kemampuan asisten digital Meta AI. Pembaruan terbaru memungkinkan AI memahami konteks percakapan lebih baik, sehingga dapat membantu menyusun rencana harian, melakukan riset sederhana, hingga menjalankan sejumlah tugas secara otomatis. Fitur AI Facebook ini mulai diperkenalkan di beberapa negara dan akan diperluas secara bertahap.

Di sisi kreatif, Meta meluncurkan Muse Image, model AI generatif terbaru yang memungkinkan pengguna membuat gambar dari perintah teks. Pengguna juga bisa mengedit foto menggunakan sketsa atau anotasi, bahkan menghasilkan visual baru secara instan melalui Meta AI yang terintegrasi di berbagai layanan termasuk Facebook.

Berita Pilihan :  Hari Kebaya Nasional 2026, Kebaya Modern Kian Digemari Anak Muda

Meskipun menghadirkan inovasi, Meta juga menghadapi tantangan terkait penyebaran konten berkualitas rendah atau ‘AI slop’. Untuk mengatasinya, perusahaan mulai memperluas sistem pelabelan terhadap konten yang dibuat atau diedit menggunakan AI serta meningkatkan upaya moderasi. Langkah ini penting untuk menjaga kualitas fitur AI Facebook.

Dengan berbagai pembaruan tersebut, Meta menegaskan bahwa AI akan menjadi bagian utama dari pengalaman menggunakan Facebook di masa depan. Perusahaan juga menekankan bahwa aspek privasi, transparansi, dan kontrol pengguna tetap menjadi perhatian utama dalam setiap pengembangan fitur baru.

Pos terkait