Wagub Reny Dorong Percepatan Pemulihan Pascagempa Sigi

  • Whatsapp
Percepatan Pemulihan Gempa Sigi

SIGI, BULLETIN – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, mengumumkan berakhirnya masa transisi darurat gempa Sigi pada 31 Juli 2026. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kini memfokuskan upaya pada percepatan pemulihan gempa Sigi, memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan optimal pascabencana.

 

Pengumuman tersebut disampaikan Wakil Gubernur saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Berakhirnya Status Transisi Darurat ke Pemulihan Gempa Bumi di Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, pada Senin, 03/08/2026. Pertemuan ini juga membahas evaluasi akhir pelaksanaan status transisi darurat dan kesiapan pemerintah daerah memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Hari ini masa transisi kita sudahi per tanggal 31 Juli dan kita kembali ke kondisi normal. Namun, kami tetap melakukan pemantauan dan evaluasi, khususnya di Kabupaten Sigi. Apabila ada hal-hal yang perlu dikoordinasikan, pemerintah provinsi tetap siap berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten,” kata Wagub Reny A. Lamadjido, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan, berakhirnya masa transisi bukan berarti pemerintah berhenti melakukan pendampingan. Sejumlah program yang masih menjadi tanggung jawab pemerintah, termasuk pembangunan hunian sementara (huntara) dan penanganan dampak bencana lainnya, akan terus dipantau hingga seluruh proses selesai sebagai bagian dari percepatan pemulihan gempa Sigi.

“Pemerintah tetap memonitor pembangunan huntara yang masih berlangsung. Hal-hal yang belum selesai akan tetap kita kawal bersama agar masyarakat terdampak mendapatkan penanganan yang baik,” tegasnya.

Wagub Reny menjelaskan, Kabupaten Sigi menjadi wilayah fokus utama dalam masa tanggap darurat dan transisi pemulihan karena mengalami dampak paling besar akibat gempa bumi pada 16 Juni 2026. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, BPBD, dan seluruh perangkat terkait menjadi kunci dalam percepatan pemulihan gempa Sigi.

Berita Pilihan :  KPK Wanti-wanti DPRD Sulteng soal Penyimpangan Pokir dan Perjalanan Dinas

Ia berharap seluruh pihak terus memperkuat koordinasi dan memastikan proses pemulihan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Hal ini terutama dalam pemenuhan hunian, pemulihan infrastruktur, serta pemulihan kondisi sosial ekonomi warga terdampak. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan lebih baik.

Turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Ir. Asbudiyanto dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala BPBD Kabupaten Sigi, perwakilan BNPB Provinsi Sulawesi Tengah, serta kepala perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Pos terkait