JAKARTA, BULLETIN – Bayaran Tom Holland sebagai pemeran Peter Parker dalam film terbarunya, “Spider-Man: Brand New Day”, disebut-sebut melampaui Rp400 miliar. Angka fantastis ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan honor pertamanya sebagai Spider-Man, menegaskan posisi Holland sebagai salah satu aktor Hollywood papan atas.
Sejumlah media melaporkan bahwa Tom Holland menerima bayaran sekitar US$20 juta hingga US$25 juta untuk proyek film tersebut. Jika dihitung dengan kurs sekitar Rp16.000 per dolar AS, nilai bayaran Tom Holland Spider-Man ini setara dengan kisaran Rp320 miliar hingga Rp400 miliar.
Meskipun demikian, angka bayaran Tom Holland Spider-Man ini masih berupa estimasi dan belum mendapatkan konfirmasi resmi baik dari Sony Pictures maupun Marvel Studios. Spekulasi ini muncul seiring dengan kesuksesan besar film tersebut di pasaran.
Jika laporan ini akurat, ini menandai peningkatan honor yang drastis bagi Holland. Ia pertama kali tampil sebagai Spider-Man di “Captain America: Civil War” pada 2016, kemudian membintangi film solo “Spider-Man: Homecoming” pada 2017. Holland kini menjadi pemeran Spider-Man dengan durasi terpanjang dalam versi modern.
“Spider-Man: Brand New Day” merupakan film solo keempat Holland sebagai Peter Parker, yang dirilis secara global pada 31 Juli 2026. Kesuksesan komersial film ini sejalan dengan perkiraan tingginya bayaran Tom Holland Spider-Man.
Lonjakan honor Tom Holland terjadi bersamaan dengan performa luar biasa “Spider-Man: Brand New Day” di box office global. Film yang disutradarai Destin Daniel Cretton ini dilaporkan menembus US$1,05 miliar dalam pendapatan global hanya dalam enam hari setelah perilisannya.
Pencapaian ini menempatkan “Spider-Man: Brand New Day” sebagai film tercepat kedua yang mencapai angka US$1 miliar, hanya kalah dari “Avengers: Endgame”. Di Amerika Utara, film ini mencatat pembukaan spektakuler dengan pendapatan sekitar US$360 juta, menjadikannya salah satu rekor pembukaan terbesar sepanjang sejarah box office.
Kesuksesan komersial tersebut juga dibarengi dengan respons positif dari penonton. Data dari Rotten Tomatoes menunjukkan 98 persen skor penonton terverifikasi pada periode awal penayangan, sementara skor kritikus berada di kisaran 90 persen. Ini menunjukkan bahwa kualitas film sangat mendukung besarnya bayaran Tom Holland Spider-Man.
Tahun 2026 merupakan periode yang sangat padat bagi Holland. Selain kembali sebagai Peter Parker, ia juga membintangi “The Odyssey”, sebuah film epik arahan sutradara Christopher Nolan. Dalam film tersebut, Holland memerankan Telemachus, putra Odysseus.
Produksi “The Odyssey” bahkan sempat berbenturan dengan jadwal produksi “Spider-Man: Brand New Day”. Holland mengungkapkan bahwa saat Nolan menawarinya peran, jadwal kedua film tersebut awalnya tumpang tindih. Ia kemudian menghubungi Tom Rothman, bos Sony Pictures, untuk membahas perubahan jadwal produksi “Spider-Man”. Sony akhirnya menyetujui penundaan, memungkinkan Holland terlibat dalam proyek Nolan.
Kepadatan jadwal ini berlanjut ke masa promosi. Holland menjalani rangkaian promosi untuk “The Odyssey” dan “Spider-Man: Brand New Day” dalam periode yang berdekatan. Dalam wawancara dengan Dish Podcast, Holland mengatakan promosi kedua film tersebut terasa lebih mudah karena ia sangat bangga terhadap proyek-proyek yang dibintanginya.
Kesuksesan dua film ini semakin memperkuat posisi Holland sebagai salah satu aktor terkemuka di Hollywood. Di sisi lain, keberhasilan “Brand New Day” juga menegaskan bahwa daya tarik karakter Spider-Man tetap sangat kuat di box office global, sekaligus memberikan nilai komersial yang semakin besar bagi pemeran utama waralaba tersebut, seperti yang terlihat dari bayaran Tom Holland Spider-Man yang fantastis.






