Alfredo Berti, Juru Taktik Rivadavia Taklukkan Fluminense di Copa Libertadores 2026

  • Whatsapp
Alfredo Berti
Alfredo Berti, Juru Taktik Rivadavia Taklukkan Fluminense di Copa Libertadores 2026

MENDOZA, BULLETIN – Nama Alfredo Berti, pelatih Independiente Rivadavia, menjadi sorotan utama dalam gelaran Copa Libertadores 2026. Sosoknya tidak hanya mengantarkan klub asal Mendoza itu ke panggung bergengsi sepak bola Amerika Selatan, namun juga berhasil membawa Rivadavia menumbangkan raksasa Brasil, Fluminense, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Maracanã.

Lahir di Villa Constitución, Santa Fe, pada 5 Oktober 1971, Alfredo Berti kini berusia 54 tahun. Sebelum merajut karier sebagai pelatih, ia lebih dahulu dikenal sebagai seorang gelandang tangguh. Newell’s Old Boys menjadi klub tempat ia memulai dan mengembangkan bakatnya, sebelum kemudian memperkuat tim-tim besar lain seperti Atlas di Meksiko, América de Cali di Kolombia, dan Boca Juniors.

Sebagai pemain, Alfredo Berti pernah merasakan manisnya gelar juara Liga Argentina bersama Newell’s Old Boys pada tahun 1992. Kesuksesan berlanjut saat ia berhasil mengangkat trofi kompetisi domestik bersama Boca Juniors pada tahun 1998 dan 1999.

Namun, perjalanan karier Alfredo Berti sebagai pemain harus terhenti lebih cepat karena masalah fisik. Setelah memutuskan gantung sepatu, ia beralih ke dunia kepelatihan dan sempat menjadi asisten Marcelo Bielsa ketika menangani tim nasional Chile. Pengalaman berharga ini menjadi modal penting bagi Berti untuk meniti karier sebagai juru taktik.

Ia memulai karier kepelatihannya dari tim junior Newell’s Old Boys sebelum dipercaya menukangi tim utama klub pada tahun 2013. Setelah itu, Alfredo Berti berkelana ke sejumlah klub lain seperti Argentinos Juniors, Belgrano, Central Córdoba, Sportivo Luqueño, dan Barracas Central.

Pencapaian paling monumental dalam karier kepelatihan Alfredo Berti datang bersama Independiente Rivadavia. Pada tahun 2023, ia berhasil membawa klub tersebut promosi ke kasta tertinggi sepak bola Argentina. Dua tahun berselang, Berti kembali ke klub dan mempersembahkan Copa Argentina 2025, gelar besar pertama dalam sejarah Independiente Rivadavia.

Berita Pilihan :  Rivera Jadi Pemain Terbaik, Persebaya Surabaya Lengkapi Gelar Juara Piala Presiden 2026

Keberhasilan tersebut secara otomatis mengantarkan Rivadavia ke panggung Copa Libertadores. Di bawah arahan Alfredo Berti, klub asal Mendoza itu berhasil membuat kejutan, puncaknya adalah kemenangan 2-1 atas Fluminense di kandang lawan. Kemenangan ini menunjukkan kejelian Berti dalam meracik strategi untuk bersaing di level kontinental.

Copa Libertadores bukanlah arena yang asing bagi Alfredo Berti. Sebagai pemain Newell’s Old Boys, ia pernah mencapai final edisi 1992, namun harus takluk dari São Paulo. Empat tahun kemudian, Berti kembali tampil di final bersama América de Cali, yang juga berakhir dengan kegagalan setelah dikalahkan River Plate.

Kini, Alfredo Berti kembali berada di panggung Libertadores, namun dengan peran yang berbeda. Bukan lagi sebagai pemain yang mengejar trofi, melainkan sebagai pelatih yang berambisi membawa Independiente Rivadavia melangkah lebih jauh dan mencetak sejarah baru. Perjalanan Berti, dari membawa klub promosi, mempersembahkan trofi besar pertama, hingga menaklukkan Fluminense, berpeluang besar mengubah pengalaman pahitnya di masa lalu menjadi kisah sukses di Copa Libertadores 2026.

Pos terkait