WROCŁAW, BULLETIN – AC Milan sukses menutup rangkaian pramusim 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Rossoneri menunjukkan mentalitas baja saat dua kali tertinggal dari Manchester United, namun berhasil bangkit dan membalikkan keadaan hingga menang telak 4-2 di Tarczyński Arena Wrocław, Polandia, Sabtu (15/8/2026). Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi AC Milan pramusim.
Pertandingan ini merupakan laga uji coba terakhir Manchester United menjelang musim 2026/2027. Duel tersebut juga telah dipersiapkan sebagai bagian dari agenda AC Milan pramusim. AC Milan sendiri sebelumnya mengumumkan laga melawan Manchester United di Wrocław sebagai salah satu pertandingan pemanasan mereka sebelum musim baru. Manchester United langsung memberikan kejutan ketika laga baru berjalan dua menit.
Berawal dari sepak pojok Bruno Fernandes, Harry Maguire memenangkan duel udara di depan gawang dan melepaskan sundulan yang tidak mampu dihentikan kiper muda Milan, Lorenzo Torriani. Setan Merah pun unggul 1-0. Gol cepat tersebut tidak membuat Milan kehilangan kendali. Rossoneri mulai meningkatkan tekanan dan beberapa kali mengancam pertahanan Manchester United, menunjukkan semangat AC Milan pramusim yang tak menyerah.
Ruben Loftus-Cheek menjadi salah satu pemain Milan yang paling aktif. Pada menit ke-8, gelandang Inggris itu melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti, tetapi masih dapat diamankan Senne Lammens. Enam menit kemudian, Loftus-Cheek kembali memperoleh peluang. Kali ini, Lammens kembali menggagalkan usaha sang gelandang.
Tekanan Milan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37. Gonçalo Ramos berhasil mendapatkan ruang di sisi kiri sebelum mengirimkan bola ke depan gawang. Samuel Chukwueze menyambut umpan tersebut dan mengubah skor menjadi 1-1. Manchester United sebenarnya memiliki peluang kembali unggul sebelum turun minum setelah wasit memberikan penalti pada menit ke-41. Bruno Fernandes maju sebagai eksekutor. Namun, kapten Manchester United itu gagal menjalankan tugasnya. Tendangannya ke sisi kanan gawang berhasil ditepis Torriani. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
United Kembali Unggul, Milan Mengamuk
Manchester United kembali memimpin pada awal babak kedua. Kesalahan pemain Milan dalam melakukan backpass dimanfaatkan Patrick Dorgu. Pemain asal Denmark tersebut berhasil merebut bola dan menaklukkan Torriani untuk membuat United unggul 2-1 pada menit ke-51. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan enam menit.
Chukwueze kembali menjadi sumber masalah bagi pertahanan United. Pemain sayap Milan itu menusuk dari sisi kanan sebelum mengirim umpan ke tiang jauh. Alphadjo Cissé menyambut bola tersebut dan menyonteknya ke dalam gawang. Skor kembali imbang 2-2. Milan kemudian benar-benar mengambil alih pertandingan, menunjukkan kekuatan AC Milan pramusim.
Pada menit ke-68, Chukwueze lagi-lagi berperan dalam terciptanya gol. Kali ini, umpan silang pemain Nigeria tersebut disambut sundulan Ramos yang membawa Milan berbalik unggul 3-2. Empat menit berselang, Rossoneri memperlebar keunggulan. Loftus-Cheek menggiring bola dari sisi kanan hingga memasuki kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tembakan ke tiang dekat yang gagal dihentikan Lammens. Milan pun unggul 4-2.
Manchester United mencoba mengejar pada menit-menit akhir. Namun, Torriani tampil solid di bawah mistar dan beberapa kali mampu meredam tekanan Setan Merah. Hingga peluit panjang berbunyi, Milan mempertahankan keunggulan 4-2. Ini adalah bukti kekuatan tim AC Milan pramusim.
Bukan Sekadar Menang, Milan Tunjukkan Karakter
Kemenangan di Wrocław menjadi penutup positif bagi Milan sebelum memasuki musim kompetitif 2026/2027. Yang menarik, kemenangan tersebut diraih melalui proses comeback. Milan tertinggal 0-1 pada awal pertandingan, kemudian kembali tertinggal 1-2 pada awal babak kedua. Namun, Rossoneri mampu mencetak tiga gol setelah itu untuk mengunci kemenangan. Hasil positif AC Milan pramusim ini patut dicatat.
Chukwueze menjadi salah satu figur penting dalam kebangkitan Milan. Ia terlibat dalam tiga gol Rossoneri, mencetak satu gol sekaligus menyumbang dua assist. Loftus-Cheek juga tampil menentukan dengan mencetak satu gol dan menjadi bagian dari lini serang Milan yang terus menekan pertahanan United, membuktikan kesiapan AC Milan pramusim.
Bagi Manchester United, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah sebelum kompetisi resmi dimulai. Setan Merah sebenarnya mampu membuka keunggulan dua kali, tetapi gagal mempertahankannya dan justru kebobolan tiga gol setelah Milan menyamakan skor. Pertandingan di Wrocław sekaligus menjadi bagian dari persiapan akhir United menuju musim baru. Jadwal Premier League mencatat Manchester United akan membuka musim 2026/2027 dengan menghadapi Hull City pada 22 Agustus. (Premier League)
Sementara bagi Milan, kemenangan atas salah satu raksasa Inggris menjadi modal psikologis penting sebelum memulai perjalanan di Serie A. Penampilan AC Milan pramusim ini memberikan harapan tinggi bagi para penggemar.
Susunan pemain
Manchester United: Senne Lammens; Noussair Mazraoui, Harry Maguire, Ayden Heaven, Luke Shaw; Andrey Santos, Youri Tielemans; Amad Diallo, Bruno Fernandes, Patrick Dorgu; Matheus Cunha.
AC Milan: Lorenzo Torriani; Filippo Terracciano, Koni De Winter, Strahinja Pavlović; Samuel Chukwueze, Yunus Musah, Jashari, Pervis Estupiñán; Ruben Loftus-Cheek, Alphadjo Cissé; Gonçalo Ramos.
Dengan kemenangan tersebut, Milan tidak hanya mengakhiri pramusim dengan hasil positif. Rossoneri juga memperlihatkan satu modal penting sebelum musim baru dimulai: kemampuan bangkit ketika berada dalam tekanan.






