Hari Asuransi Nasional 2026, Pemkot Palu Dorong Masyarakat Melek Risiko

  • Whatsapp
Hari Asuransi Nasional 2026
Hari Asuransi Nasional 2026, Pe mkot Palu Dorong Masyarakat Melek Risiko. . (FOTO : Imron).

PALU, BULLETIN – Pemerintah Kota Palu memperingati Hari Asuransi Nasional 2026 dengan mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi mengenai pentingnya perlindungan dan pengelolaan risiko melalui asuransi. Kegiatan ini dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palu, Rahmad Mustafa, pada Minggu (20/09/2026) di halaman Kantor Askrindo, Jalan Moh. Yamin, Kota Palu.

Peringatan Hari Asuransi Nasional 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Palu ini menjadi momentum penting untuk edukasi publik. Asisten Rahmad menekankan bahwa asuransi bukan hanya sekadar produk keuangan, melainkan bentuk ikhtiar dalam menjaga keberlangsungan hidup dan usaha.

Dalam sambutannya, Asisten Rahmad menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau berharap peringatan Hari Asuransi Nasional 2026 ini tidak hanya seremonial, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat literasi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Palu, saya menyampaikan selamat memperingati Hari Asuransi Nasional Tahun 2026 kepada seluruh insan perasuransian, khususnya keluarga besar Asosiasi Asuransi Umum Indonesia Cabang Palu,” kata Asisten Rahmad.

Asisten menjelaskan bahwa masyarakat saat ini menghadapi berbagai risiko yang tidak selalu dapat diprediksi. Mulai dari risiko kesehatan, kendaraan, tempat tinggal, usaha, bencana, hingga aktivitas ekonomi.

Dalam kondisi ini, industri asuransi memiliki peran krusial sebagai instrumen perlindungan masyarakat. Asuransi juga menjadi pendukung ketahanan ekonomi, terutama di Kota Palu yang memiliki pengalaman menghadapi bencana.

“Kesadaran masyarakat untuk mengelola risiko dan mempersiapkan perlindungan terhadap aset maupun kegiatan ekonominya perlu terus ditingkatkan,” jelas Asisten Rahmad.

Meskipun demikian, beliau mengakui masih ada tantangan dalam meningkatkan literasi dan inklusi perasuransian di masyarakat. Sebagian masyarakat masih menganggap asuransi rumit, mahal, atau hanya untuk kelompok tertentu.

Padahal, dengan pemilihan produk yang tepat, asuransi dapat menjadi bagian dari perencanaan keuangan dan perlindungan. Oleh karena itu, Asisten berharap insan perasuransian terus menghadirkan edukasi yang sederhana dan mudah dipahami.

“Jangan sampai masyarakat hanya mengenal asuransi ketika terjadi risiko. Sebaliknya, masyarakat perlu memahami bahwa asuransi merupakan bagian dari upaya mempersiapkan diri sebelum risiko terjadi,” tutur Asisten Rahmad.

Berita Pilihan :  Solidaritas Jurnalis Palu untuk Lima Pewarta Hilang di Selat Sunda

Pemerintah Kota Palu menyambut baik kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga jasa keuangan, komunitas, dan masyarakat. Kolaborasi ini dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang sehat dan berkelanjutan.

Industri asuransi juga memiliki peluang besar dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui perlindungan aset dan kegiatan usaha mereka. Perlindungan yang memadai akan membuat pelaku UMKM lebih percaya diri mengembangkan usaha.

Asisten Rahmad berharap AAUI Cabang Palu bersama perusahaan asuransi lainnya terus memperluas jangkauan edukasi dan pelayanan. Termasuk kepada kelompok masyarakat yang belum banyak tersentuh layanan perasuransian.

“Mari kita bangun persepsi bahwa asuransi bukan sekadar produk keuangan, tetapi merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk memberikan rasa aman, menjaga keberlangsungan kehidupan keluarga, serta mempertahankan keberlanjutan usaha ketika risiko terjadi,” kata Asisten Rahmad.

Beliau juga menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, transparansi, pelayanan yang baik, dan perlindungan konsumen dalam industri perasuransian. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang harus dijaga melalui pelayanan berkualitas dan komunikasi terbuka.

Melalui peringatan Hari Asuransi Nasional 2026 ini, Pemerintah Kota Palu mengajak semua pihak untuk meningkatkan literasi pengelolaan risiko. Selain itu, memperluas akses perlindungan dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan industri perasuransian.

“Pemerintah Kota Palu terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, perlindungan UMKM, dan mendukung terciptanya ekosistem ekonomi daerah yang semakin tangguh,” jelas Asisten Rahmad.

Asisten berharap kegiatan Hari Asuransi Nasional 2026 ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan masyarakat Palu. Beliau menutup sambutannya dengan harapan industri perasuransian semakin maju dan profesional.

“Semoga industri perasuransian semakin maju, terpercaya, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kota Palu dan Indonesia,” ujar Asisten Rahmad. Beliau mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran terhadap risiko dan mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian di masa depan.

Pos terkait