Api Pembukaan Lahan Kembali Menjalar, 3 Hektare Lahan di Banggai Laut Terbakar

  • Whatsapp
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sekitar tiga hektare lahan di Desa Lokotoy, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.(Foto:Ist)

BANGGAI LAUT, BULLETIN.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sekitar tiga hektare lahan di Desa Lokotoy, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Api yang diduga berasal dari pembukaan lahan dengan cara dibakar kembali menjalar setelah bara api tidak sepenuhnya padam.

Dari laporan TRC dan Pusdalops BPBD Sulawesi Tengah, kebakaran bermula pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 20.14 WITA.

Saat itu, seorang warga yang bekerja sebagai petani membuka lahan untuk menanam ubi dengan cara membakar. Api diperkirakan telah padam, namun bara yang tersisa kemudian kembali memicu kebakaran dan menjalar ke area sekitarnya.

Kondisi tersebut semakin meluas hingga Senin (28/9/2026). Sekitar pukul 11.30 WITA, warga yang tidak mampu menangani api secara mandiri melaporkan kejadian tersebut kepada dinas terkait untuk mendapatkan bantuan penanganan.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±3 hektare.

Medan Terjal Hambat Pemadaman

Upaya pemadaman menghadapi kendala medan. Lokasi kebakaran berada di kawasan yang cukup terjal dan berbatu sehingga sulit dijangkau kendaraan.

Hingga laporan diterima, api belum sepenuhnya padam. Kondisi ini membuat proses penanganan masih harus dilakukan secara manual oleh petugas bersama unsur terkait dan masyarakat.

TRC-PB BPBD Kabupaten Banggai Laut telah melakukan penanganan bersama TNI, Polri, Damkar, PMI, serta warga sekitar. Petugas juga melakukan asesmen dan pemantauan terhadap perkembangan api untuk mencegah kebakaran meluas.

BPBD menyebut tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.

Namun, penanganan masih membutuhkan dukungan peralatan. Kebutuhan mendesak di lokasi meliputi sepatu boot, tangki semprot, dan sarung tangan untuk mendukung petugas dalam proses pemadaman di medan yang sulit.

Berita Pilihan :  Banjir Rendam 37 KK di Labuan Donggulu Parigi Moutong

Kejadian ini kembali menunjukkan risiko pembukaan lahan dengan cara dibakar, terutama ketika api atau bara tidak benar-benar dipastikan padam. Bara yang semula dianggap aman justru kembali menjalar dan membakar area di sekitarnya.

BPBD Sulteng bersama BPBD Kabupaten Banggai Laut masih melakukan pemantauan untuk memastikan api benar-benar padam dan kondisi di lokasi tetap terkendali.

Pos terkait