PALU,BULLETIN.ID Mahasiswa Thailand, Malaysia, dan Filipina hadir dan mengikuti program Datokarama International Short Course (DISC) 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama mulai tanggal 11 – 17 Mei 2026,
DISC 2026 diselenggarakan oleh Pusat Hubungan Internasional, Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama Palu, mulai tanggal 11 – 17 Mei 2026, melibatkan mahasiswa dari lima perguruan tinggi meliputi, University of the Philippines, Benguet State University Filipina, Cordillera Career Development College (CCDC), University Islam Melaka Malaysia, dan Songkla University Thailand.
Kepala Pusat Hubungan Internasional LPPM UIN Datokarama, Doktor Darlis, di Kota Palu, Senin (11/5), mengemukakan peserta mengikuti berbagai agenda akademik dan kultural, seperti perkuliahan tematik, diskusi mahasiswa, pengenalan budaya dan kearifan lokal Sulawesi Tengah, pembelajaran Bahasa Indonesia, serta kunjungan akademik dan sosial.
“Program ini diharapkan menjadi ruang interaksi yang memperkaya wawasan global, meningkatkan pemahaman lintas budaya, serta memperkuat jejaring akademik internasional,” ucap Darlis.
Program DISC 2026 telah mulai dilaksanakan pada Senin (11/5), diikuti mahasiswa mancanegara dari tiga negara terdiri dari Thailand, Filipina dan Malaysia. Bentuk kegiatan DISC 2026 meliputi, perkuliahan tematik dan sit-in class, diskusi akademik dan presentasi riset dosen, interaksi mahasiswa dan penguatan komunikasi global, dan pengenalan budaya lokal dan moderasi beragama di Sulawesi Tengah.
“Tujuan DISC ini yaitu mengimplementasikan visi UIN Datokarama Palu sebagai universitas yang kompetitif secara global melalui penguatan jejaring internasional, diplomasi pendidikan, serta peningkatan reputasi akademik di tingkat internasional,” ungkap Darlis.
Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman mengapresiasi kehadiran mahasiswa mancanegara di UIN Datokarama dan mengikuti program DISC 2026.
“DISC 2026 adalah bukti bahwa UIN Datokarama adalah global hub bagi intelektual muda. Melalui program DISC dengan berbagai kegiatannya, menjadi satu kesempatan bagi mahasiswa kita untuk berkolaborasi dengan mahasiswa internasional,” ujarnya.
Kata Rektor, DISC 2026 menjadi panggung bagi mahasiswa lokal dan mancanegara untuk bertukar gagasan, membangun jejaring, serta diplomasi budaya di Sulawesi Tengah.
“Oleh karena itu, kepada para mahasiswa UIN Datokarama untuk memanfaatkan momentum ini dengan baik, yaitu dengan mengikuti dan menyukseskan DISC 2026, karena di dalamnya mahasiswa berinteraksi langsung dengan mahasiswa dari mancanegara,” imbuhnya.***






