Polisi Gagalkan Peredaran 13 Paket Sabu di Palu, Warga Morowali Ditangkap

  • Whatsapp
Upaya peredaran 13 paket narkotika jenis sabu-sabu di Kota Palu berhasil digagalkan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah. Foto:Ist

PALU,BULLETIN.ID  – Upaya peredaran 13 paket narkotika jenis sabu-sabu di Kota Palu berhasil digagalkan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah. Seorang pria berinisial MS alias AL (34), warga Desa Bahonsuai, Kecamatan Bumiraya, Kabupaten Morowali, ditangkap saat melintas di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Tawaeli.

Dalam penangkapan yang dilakukan Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 17.00 WITA itu, tim Opsnal Unit 2 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sulteng menemukan 13 paket sabu dengan berat bruto mencapai 626,08 gram.

Sebanyak 12 paket sabu ukuran sedang ditemukan di dalam mobil sewaan yang digunakan pelaku, sementara satu paket kecil lainnya ditemukan di saku celana MS.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sulteng Kombes Pol Pribadi Sembiring mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran narkoba lintas wilayah di Sulawesi Tengah.

“Total ada 13 paket sabu yang diamankan, terdiri dari 12 paket sedang dan satu paket kecil dengan berat bruto 626,08 gram,” kata Pribadi Sembiring di Palu, Kamis (7/5/2026).

Selain narkotika, polisi turut menyita barang bukti lain berupa kantong belanja warna merah dan kantong plastik hitam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui sabu tersebut merupakan miliknya dan diduga akan diedarkan kembali di wilayah Kabupaten Morowali.

“Sabu-sabu itu diduga dibawa atau didapatkan dari Kota Palu untuk diedarkan kembali di wilayah Kabupaten Morowali,” ujarnya.

Saat ini, MS beserta barang bukti diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sulteng untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu pihak lain yang diduga terkait dalam jaringan peredaran sabu tersebut.

“Dugaan sementara MS adalah pengedar. Tim kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap asal sabu-sabu tersebut,” tandasnya.

Pos terkait